Tewas Tertabrak Kereta di Kampung Bahari, Korban Berniat Menolong Anak Kecil

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaDua orang tewas tertabrak kereta api di Kampung Bahari, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.

    "Dua korban, satu anak-anak dan satu orang dewasa," kata Ketua Kelompok Sadar Masyarakat (Pokdar) Sunter Agung, Bambang Eko di Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Bambang mengatakan kecelakaan itu bermula saat seorang anak M, 5 tahun, bermain di rel kereta. Tiba-tiba terdengar bunyi kereta dari arah Stasiun Tanjung Priok menuju Jakarta Kota.

    Seorang warga bernama Fajar, 30, berusaha menolong anak itu. Namun keduanya tersambar kereta hingga meninggal di lokasi kejadian.

    Baca juga: Pesan Terakhir Mahasiswa Tewas Tertabrak Kereta di Manggarai

    "Keduanya meninggal di tempat kejadian dengan kondisi luka di bagian kepala," ujar Bambang.

    Jasad korban tewas tertabrak kereta itu dibawa ke rumah duka untuk persiapan pemakaman. Kasus ini ditangani Kepolisian Lalulintas Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.