Transjakarta Berikan Layanan Gratis Selama Dua Pekan di Dua Rute Baru

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bus Transjakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Ilustrasi bus Transjakarta. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Transjakarta akan memberikan layanan gratis selama dua pekan untuk dua dari tiga rute baru yang dibuka. Ketiga rute baru itu yang mulai dibuka hari ini adalah TR1 (Stasiun Gongdangdia - Senen), TR2 (Stasiun Gongdangdia – Balaikota) dan JAK 10A (Stasiun Gondangdia – Cikini).

    "Untuk layanan TR1 dan TR2 dikenakan biaya Rp 0 atau gratis, namun untuk selanjutnya dikenakan tarif regular Rp 3.500," kata Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia Budi melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 10 November 2020.

    Meski memberikan layanan gratis, kata dia, pelanggan diwajibkan melakukan tap in dan tap out pada alat Tap On Bus (TOB) yang tersedia di dalam armada. Sedangkan untuk Jak10A Mikrotrans saat ini pelanggan masih dapat menikmati tarif Rp 0 dengan menggunakan kartu Jak Lingko.

    Selama masa PSBB Transisi ini, Transjakarta tetap memperhatikan segala prosedur kesehatan melakukan proses sanitasi seluruh armada kami secara berkala menggunakan cairan disinfektan.

    Transjakarta pun membatasi daya angkut bus maksimal 60 orang untuk bus gandeng, maksimal 30 orang untuk bus besar, dan sebanyak 15 orang untuk bus kecil. "Kami berharap pelanggan bisa bekerjasama dengan mematuhi semua prosedur kesehatan yang berlaku guna memutus rantai penyebaran COVID-19, khususnya selama berada di area Transjakarta."

    Pengelola Transjakarta menghimbau pelanggan untuk tetap di rumah saja apabila tidak ada hal mendesak. Apabila harus meninggalkan rumah karena terpaksa maka terapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dan selalu jaga kesehatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.