Krisis Lahan Pemakaman Jenazah Covid-19, DPRD Desak DKI Segera Beli Lahan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman khusus untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas mengangkat peti jenazah yang akan dimakamkan dengan protokol Covid-19 di TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Januari 2021. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman khusus untuk jenazah pasien Covid-19 di TPU Srengseng Sawah. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD DKI Jakarta Syarif mendesak pemerintah segera menambah lahan untuk mengantisipasi krisis lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19. "Tahun ini sudah dianggarkan sekitar Rp 215 miliar untuk pembelian lahan. Kami harap anggaran itu bisa segera dieksekusi untuk membeli lahan," kata Syarif saat dihubungi, Rabu, 20 Januari 2021.

    Syarif menjelaskan lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 yang disediakan pemerintah kini sudah hampir penuh. Bahkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon dan TPU Tegal Alur sudah penuh.

    Baca: DKI Anggarkan Rp 200 Miliar Beli 4 Lahan Pemakaman Tahun Depan

    Pemerintah DKI, kata dia, bisa segera memanfaatkan lahan TPU Rorotan yang masih luas khusus untuk jenazah Covid-19 sambil menunggu pembelian lahan.

    "Pembelian lahan itu cukup mendesak karena nanti bukan hanya bisa digunakan untuk jenazah Covid-19, tapi kelak bisa untuk umum."

    Pembelian lahan itu dianggap prioritas. "Bahkan anggaran pembelian lahan salah satu yang tidak terkena rasionalisasi," ujarnya.

    Menurut Syarif, saat ini lahan pemakaman umum di Ibu Kota juga sudah sangat terbatas. Bahkan sebagian lahan ada yang menerapkan sistem tumpang atau menumpuk jenazah. Situs corona.jakarta.go.id mencatat, Pemerintah DKI Jakarta telah memakamkan 12.638 jenazah dengan protokol penanganan Covid-19 hingga Selasa, 19 Januari 2021. Dari jumlah tersebut jenazah Covid-19 sebanyak 3.836 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.