Wagub DKI Lihat Vaksinasi Covid-19: Habis Disuntik Ada yang Ngantuk

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Tenaga kesehatan (nakes) menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta, Rabu, 20 Januari 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan perwakilan penerima vaksin Covid-19 dari tiga kelompok masyarakat tidak ada yang mengalami gejala serius.

    "Ada yang memang ngantuk, satu, dua saja. Alhamdulillah Vaksin Covid-19 ini yang diberikan pemerintah pusat ini ternyata cocok bagi kita, warga Indonesia, warga Asia," kata Riza melalui keterangan resminya, Jumat, 29 Januari 2021.

    Hari ini, Riza menyaksikan 21 orang perwakilan dari tiga kelompok masyarakat mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Balai Kota DKI.

    Ketiga kelompok perwakilan berasal dari pejabat daerah, organisasi profesi dan tokoh masyarakat.

    Baca juga : Wagub DKI Saksikan Vaksinasi Covid-19 di Balai Kota

    Riza menuturkan pemberian vaksin dosis pertama telah dilaksanakan di DKI pada 14-15 Januari lalu. Vaksin CoronaVac harus disuntikkan dua kali, masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari.

    Vaksinasi tahap pertama diberikan kepada tenaga kesehatan. Adapun jumlah target sasaran tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin sebanyak 131.000 orang.

    Sampai saat ini yang telah mendapatkan dosis pertama berjumlah 53.210 orang dan dosis kedua berjumlah 2.449 orang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sebanyak 508 fasilitas kesehatan pelayanan vaksinasi COVID-19 yang tersebar di 6 wilayah kota dan kabupaten, serta 1.648 tenaga vaksinator yang terlatih.

    "Diharapkan untuk tahap pertama ini dapat selesai di bulan Februari 2021," ujarnya.

    Politikus Gerindra itu berharap pelaksanaan vaksinasi massal di Jakarta bisa menjadi langkah untuk mengakhiri Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir satu tahun. "Kami berharap warga juga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meski sudah ada vaksin."

    Berikut nama 21 orang perwakilan dari tiga kelompok masyarakat yang menerima vaksin Covid-19 dosis kedua:

    1. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Dr. Supardi SH, MH
    2. Kapendam Jaya Letkol, Arh. Herwin Budi Saputra
    3. Asperkeu Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati
    4. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Widyastuti, MKM
    5. Walikota Administrasi Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko
    6. Asintel Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Teuku Rahman
    7. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jaya, dr. Fery Rahman
    8. Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Jaya, dr. Suzy Maria, SpPD, K-AI
    9. Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
    (PDPI) DKI Jakarta, dr. Erlina Burhan, SpP
    10. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI
    Jaya), dr. Triana Darmayanti, SpA
    11. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis
    Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia Cabang DKI Jakarta (PERDATIN Jaya), dr. Aldy Heriwardito, SpAn-KAKV
    12. Dewan Pengurus Wilayah Persatuan
    Perawat Nasional Indonesia (DPW PPNI), Ns. Jajang Rahmat, S.M.Kep, S.Kep.Kom
    13. Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) DKI
    Jakarta, Lily Anggraeni, SST., MHKes
    14. Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) DKI Jakarta, Liem Liliany Lontoh
    15. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DKI Jakarta, I. Gede Adi Adiyana
    16. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Dr. KH. Syamsul Ma'arif
    17. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Dwi Arya Kusuma
    18. Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah DKI Jakarta, Frida Yulianita
    19. Ketua Bidang Ekonomi Umat MUI DKI Jakarta, Dr. KH. Robi Nurhadi, MA
    20. Keuskupan Agung Jakarta, Fransiskus Dwikoco
    21. Ketua Komda PP KIPI Provinsi DKI Jakarta, dr. Ellen Sianipar Sp. A (K), juga divaksin yang disaksikan Wagub DKI Riza Patria.

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.