DKI Siapkan Lokasi Isolasi Pasien Covid-19 Khusus Wanita Hamil

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, 1 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, 1 Februari 2021. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pemerintah berencana menyiapkan gedung pusat pendidikan dan pelatihan Dinas Pendidikan di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur, sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 khusus wanita hamil.

    Riza Patria menyebut usulan itu datang dari Dinas Kesehatan, mengingat lokasi gedung Pusdikpel Dinas Pendidikan DKI itu berada di samping Rumah Sakit Duren Sawit. “Masih dalam evaluasi dan kajian. Nanti kita akan lihat seberapa besar dibutuhkan,” kata Riza di Polda Metro Jaya pada Rabu, 3 Februari 2021.

    Baca juga: 4.413 Pasien Covid-19 Dilaporkan Sembuh Kemarin, Wagub DKI: Alhamdulillah

    Kemarin, Selasa, 2 Februari 2021 Riza mengatakan Dinkes sedang mempelajari dan mengevaluasi rencana penggunaan gedung itu. Prinsipnya Pemprov DKI, kata dia, bakal terus mengupayakan dukungan fasilitas sarana dan prasarana penanganan Covid-19.

    Namun demikian yang paling penting, menurut dia, adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan bagi warga Jakarta, sambil terus ikut menyukseskan program vaksinasi.

    Riza berharap minimal warga menerapkan protokol kesehatan 3M, menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan. Selain itu, ia mengimbau warganya agar menjaga pola hidup sehat dan seimbang serta cukup istirahat.

    Yang tidak kalah penting, Riza menganjurkan warga rutin berjemur dan berinteraksi secara positif. "Tapi hindari berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan," ujar dia.

    Penambahan infrastruktur terus dilakukan mengingat angka harian pasien Covid-19 di DKI Jakarta masih di atas 3.000. Kemarin tercatat penambahan kasus sebanyak 3.362 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.