RSD Wisma Atlet Tampung 30 Korban Banjir Jakarta yang Reaktif Rapid Test Antigen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Sejumlah tenaga kesehatan berjalan menuju ruang perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa, 26 Januari 2021. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan sampai saat ini sudah 30 korban banjir Jakarta yang ditampung di Wisma Atlet.

    Merekamendapatkan hasil reaktif dari hasil rapid test antigen Covid-19 di lokasi pengungsian.

    "Iya saat ini ada 30 orang yang merupakan korban banjir kita tampung di Wisma Atlet, kita sudah lakukan swab PCR juga," ujar Mayjen Tugas saat ditemui di Puskesmas Menteng, Senin, 22 Februari 2021.

    Lebih lanjut, Tugas mengatakan untuk warga yang mendapatkan hasil tes swab PCR positif pihaknya segera menyiapkan lokasi isolasi mandiri.

    Sementara untuk yang mendapatkan hasil negatif dari tes swab PCR, warga diminta masih menjalani karantina selama lima hari lamanya untuk menjalani tes kedua.

    Baca juga : Banjir Terjang Jakarta, PSI: Anies Baswedan Gagal Susun Prioritas Kerja

    "Dalam lima hari itu kita liat ulang. Kalau hasil tes keduanya negatif berati memang betul  hasilnya negatif," ujar Tugas.

    Ia memastikan apabila banjir kembali terjadi dan terdapat pengungsian maka pihaknya bersedia untuk menampung para pengungsi yang mendapatkan hasil reaktif dari tes cepat.

    "Jika banjir kembali terjadi, kita betul-betul fokus dan bantu sesuai prosedur yang ditentukan," tegas Tugas.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.