Akhirnya Kota Bekasi Izinkan 110 Sekolah Memulai Belajar Tatap Muka, Tapi..

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 2 Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 22 Maret 2021. Pemerintah Kota Bekasi mengizinkan sejumlah sekolah yang berada di Zona Hijau mengadakan pembelajaran tatap muka atau PTM dengan mengikuti pedoman protokol dengan membatasi jumlah siswa hingga 50 persen dengan syarat mendapatkan izin dari orang tua untuk bisa hadir pada pembelajaran tatap muka. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Bekasi -Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Jawa Barat mengizinkan 110 sekolah menggelar pembelajaran atau belajar tatap muka dengan mengikuti pedoman protokol kesehatan.

Hal itu guna mencegah penularan Covid-19.

"Pembelajaran dimulai tiga rombongan belajar setiap sekolah, lalu terus ditambah hingga 50 persen jumlah ruang kelas yang ada," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah di Bekasi, Senin, 22 Maret 2021.

Dia mengatakan belajar tatap muka diizinkan dilakukan di 22 SMP dan 88 SD baik sekolah negeri dan swasta dengan didahului persiapan melakukan pembelajaran.

"Sebanyak 110 sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka tapi yang hari ini langsung melaksanakan di SMPN 2 Kota Bekasi,” katanya.

Menurut dia pembelajaran secara tatap muka ini sebetulnya hanya persiapan sebab belajar daring masih menjadi pilihan utama sehingga persiapan tatap muka kali ini tidak melibatkan semua sekolah.

"Jadi dibagi dalam tiga rombongan belajar di setiap satu sekolah. Untuk satu rombel, hanya 18 murid. Sehingga tiga rombel dalam satu sekolah maka yang bisa menggelar tatap muka sebanyak 54 murid," katanya.

Baca juga : Kembangkan Produk UMKM, Kota Bekasi Kerjasama dengan Indomaret 

"Untuk teknisnya diserahkan kepada pihak sekolah karena pihak sekolah yang akan menyesuaikan masing-masing program pengajaran," ucapnya.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bekasi Sajekti Rubiah mengatakan skema sekolah tatap muka ini tertuang dalam kebijakan adaptasi tatanan hidup baru satuan pendidikan yang merujuk pada pedoman yang dibuat Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Sajekti menekankan pembelajaran tatal muka pada 110 sekolah itu bukan perintah dari pemerintah melainkan sebaliknya, pihak sekolah yang mengajukan proposal.

"Tidak ada pemaksaan kepada sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Kebijakan ini merupakan respon atas berbagai usulan agar sekolah tatap muka mulai diselenggarakan," katanya.

Berdasarkan hasil rapat pemangku kepentingan yang dihadiri Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dewan Pendidikan, serta Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Bekasi yang disampaikan kepada Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi, pembelajaran tatap muka sudah dapat dilaksanakan mulai hari ini.

"Sekolah yang boleh mengadakan pembelajaran tatap muka adalah sekolah yang berada di zona hijau dan zona kuning penularan Covid-19 dengan catatan siswa harus dalam kondisi sangat sehat," kata Sajekti.

Apabila terjadi sesuatu hal di luar dugaan, misalnya ditemukan suspek Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan pada saat pembelajaran tatap muka, penyelenggaraan sekolah tatap muka Kota Bekasi itu dihentikan untuk jangka waktu 14 hari.

ANTARA






Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

1 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.


Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

2 hari lalu

Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

Kedatangan dua ratusan turis Cina di Bali menumbuhkan optimisme industri pariwisata segera pulih setelah mati suri selama dua tahun belakangan ini.


Dokter Sebut Perlunya Edukasi dan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

3 hari lalu

Dokter Sebut Perlunya Edukasi dan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua

Dokter paru mengatakan vaksinasi Covid-19 booster kedua bermanfaat untuk memberikan perlindungan dari risiko gejala berat dan risiko rawat inap.


Wowon Serial Killer Bekasi-Cianjur Punya Target Pembunuhan Lain, Bersyukur Dia Selamat

6 hari lalu

Wowon Serial Killer Bekasi-Cianjur Punya Target Pembunuhan Lain, Bersyukur Dia Selamat

Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan ada satu korban selamat dari kasus Wowon Serial Killer Bekasi-Cianjur.


Kunjungi Vihara Sambut Imlek, Kapolda Fadil Imran: Jangan Bicara Dulu Wowon Serial Killer

6 hari lalu

Kunjungi Vihara Sambut Imlek, Kapolda Fadil Imran: Jangan Bicara Dulu Wowon Serial Killer

Fadil Imran, menolak hasil pengembangan kasus pembunuhan oleh Wowon Serial Killer Cs., ketika mengunjungi Vihara Dharma Bhakti.


Kakak Korban Wowon Serial Killer Syok, Baru Tahu Ibunya Ternyata Jadi Korban Dia Juga

7 hari lalu

Kakak Korban Wowon Serial Killer Syok, Baru Tahu Ibunya Ternyata Jadi Korban Dia Juga

Keluarga almarhum Ai Maemunah, korban keracunan sekeluarga di rumah kontrakan masih syok ibunya jadi korban pembunuhan Wowon Serial Killer.


Jokowi: Tidak Ada Kewajiban Isolasi Bagi Turis Cina, Paling Penting Protokol Kesehatan

8 hari lalu

Jokowi: Tidak Ada Kewajiban Isolasi Bagi Turis Cina, Paling Penting Protokol Kesehatan

Jokowi mengatakan otoritas di Cina telah memeriksa warganya yang hendak melancong ke luar negeri.


Ternyata, Pencuri Pakaian Dalam Wanita di Bekasi Masih Bocah Sekolah Dasar

16 hari lalu

Ternyata, Pencuri Pakaian Dalam Wanita di Bekasi Masih Bocah Sekolah Dasar

Warga di kawasan Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi dibuat resah dengan adanya pencuri pakaian dalam wanita di jemuran akhir-akhir ini.


Pentingnya Penguatan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi meski PPKM Dicabut

22 hari lalu

Pentingnya Penguatan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi meski PPKM Dicabut

Epidemiolog mengingatkan pentingnya penguatan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah penyebaran COVID-19.


Libur Natal dan Tahun Baru, Taman Safari Bogor Catat Kunjungan 12 Ribu Orang Per Hari

25 hari lalu

Libur Natal dan Tahun Baru, Taman Safari Bogor Catat Kunjungan 12 Ribu Orang Per Hari

Puncak kunjungan wisatawan di Taman Safari Bogor terjadi pada Jumat, 30 Desember 2022.