Larangan Mudik Lebaran, Organda DKI Jakarta Ingin Pemerintah Kaji Ulang

Ilustrasi mudik dengan bus. ANTARA/Wahdi Septiawan

TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Angkutan Darat atau Organda DKI Jakarta berharap pemerintah mengkaji ulang kebijakan melarang mudik Lebaran 2021. "Tahun ini masyarakat semakin menyadari bahaya Covid-19,'  kata Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan saat dihubungi, Sabtu, 10 April 2021.

Shafruhan menyampaikan banyak perusahaan angkutan darat yang kolaps akibat pandemi Covid-19. Ada beberapa perusahaan yang masih bertahan, tapi terpuruk secara ekonomi. Dia menyebutnya dengan perusahaan sakit. "Pemerintah harus pikirkan bagaimana yang masih hidup ini. Sakit tapi masih hidup, itu diselamatkan," 

Baca: Mudik Lebaran Dilarang, kecuali Sektor-sektor Berikut Ini

Menurut dia, mudik lebaran dapat membangkitkan kembali bisnis transportasi. Pengusaha angkutan sudah terpuruk sejak munculnya penyedia jasa transportasi online pada 2014.

"Lengkap sudah penderitaan kami begitu ada pandemi Covid-19." Ia menyayangkan kebijakan pemerintah yang kembali melarang mudik Lebaran 2021, sama seperti tahun lalu.

Shafruhan mengakui Terminal Bus Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur dapat melayani keberangkatan mudik lebaran ke daerah tahun ini. Tapi itu tidak berdampak signifikan terhadap bisnis transportasi.






UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

1 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


Sri Mulyani Beberkan Tantangan Fiskal Setelah Pandemi: Inflasi Memuncak hingga Kenaikan Suku Bunga

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan Tantangan Fiskal Setelah Pandemi: Inflasi Memuncak hingga Kenaikan Suku Bunga

Sri Mulyani berharap semua penyelenggara negara bisa menjaga APBN dan APBD secara terus bertanggung jawab.


Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

3 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan 3 Prestasi Indonesia: Sangat Baik Tangani Covid-19, PDB, dan APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim Indonesia memiliki tiga prestasi dalam mengahadapi pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 itu.


Cerita Sri Mulyani soal Tantangan Realisasi Anggaran PC-PEN Selama Pandemi Covid-19

3 hari lalu

Cerita Sri Mulyani soal Tantangan Realisasi Anggaran PC-PEN Selama Pandemi Covid-19

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan bagaimana realisasi Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) tahun 2020 dan 2021.


Peraih Opini WTP Makin Banyak, Sri Mulyani: Pencapaian Luar Biasa di Tengah Pandemi

3 hari lalu

Peraih Opini WTP Makin Banyak, Sri Mulyani: Pencapaian Luar Biasa di Tengah Pandemi

Sri Mulyani Indrawati mencatat tahun ini semakin banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP atas laporan keuangannya.


Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Bahas Akhir Pandemi Covid-19

3 hari lalu

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Bahas Akhir Pandemi Covid-19

'Tapi sekarang pandemi Covid-19 belum berakhir ya'


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

3 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Jumlah Korban Tewas di Jalan Raya AS Menurun Sejak Pandemi Covid-19

5 hari lalu

Jumlah Korban Tewas di Jalan Raya AS Menurun Sejak Pandemi Covid-19

Data NHTSA dirilis pada Senin lalu menyebutkan, korban tewas akibat kecelakan lalu lintas meningkat sejak kuartal ketiga 2020 saat pandemi Covid-19.


Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

5 hari lalu

Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir.


Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

5 hari lalu

Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

Sebanyak 54 perguruan tinggi di 21 kota di China akan menerima kembali mahasiswa Indonesia, yang sempat pulang kampung di awal pandemi Covid-19 2020.