TMII Diambil Alih Negara, Begini Respons Yayasan Harapan Kita

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Sejumlah wisatawan berkunjung ke Teater Keong Emas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis, 8 April 2021. Pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

JAKARTA- TMII segera diambil alih negara dan Yayasan Harapan Kita langsung merespons proses tersebut.

Sekretaris Yayasan Harapan Kita, Tria Sasangka Putra, dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring pada Ahad, 11 April 2021, mengatakan pihaknya akan bersikap kooperatif terkait hal tersebut.  

“Kami menghormati terbitnya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2021 sebagai suatu produk hukum peraturan perundang-undangan negara. Dan tentunya akan bersikap kooperatif sesuai kemampuan yang ada pada kami untuk menerima dengan tangan terbuka,” tutur dia.  

Sikap itu, kata Tria, diambil demi berjalannya proses transisi pengelolaan TMII. Pihaknya, lanjut Tria, selalu siap melakukan penugasan dari negara dalam rangka melanjutkan visi dan misi yang sudah diamanatkan oleh Tien Soeharto, istri dari mantan Presiden RI Kedua H.M. Soeharto.

Ia pun berharap pengambil alihan pengelolaan TMII oleh pemerintah tak mengganggu berbagai upaya untuk memperkokoh ketahanan budaya bangsa. Selain itu, Tria juga mengapresiasi seluruh pimpinan badan pengelola TMII serta personel pengelolaan lainnya yang sudah dengan loyal dan berdedikasi mengelola tempat rekreasi tersebut. 

Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi sebelumnya meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pengelolaan TMII yang berlokasi di Jakarta Timur tersebut pada 31 Maret lalu.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut, lewat aturan ini, pemerintah mengambil alih pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita.

"Yayasan Harapan Kita sudah hampir 44 tahun mengelola milik negara ini, dan kami berkewajiban melakukan penataan, memberi manfaat luas ke masyarakat dan memberi kontribusi terhadap keuangan negara," kata Pratikno, Rabu, 7 April 2021.

Baca juga : TMII Bantah Tak Pernah Setor Penghasilan ke Negara 

Pratikno mengatakan, Yayasan Harapan Kita mesti menyerahkan kembali hak pengelolaan Taman Mini kepada negara. Pihaknya pun memberi waktu masa transisi selama kurang lebih tiga bulan kepada yayasan itu untuk menyerahkan berbagai laporan terkait pengelolaan Taman Mini selama ini. "Intinya, penguasaan dan pengelolaan Taman Mini dilakukan oleh Kemensesneg dan berarti berhenti pula pengelolaan yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Harapan Kita," kata dia.

Pratikno menyebut Kemensetneg juga akan membentuk tim transisi sebagai pengelola pengganti dari Yayasan Harapan Kita. Tim ini terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga, juga pihak LSM.

Ia memastikan para pekerja dan staf yang telah bekerja di TMII akan bekerja seperti biasa selama masa transisi ini. Jam operasional kawasan Taman Mini pun tak akan mengalami perubahan.

ADAM PRIREZA | DEWI NURITA






Antisipasi Banjir, Pembangunan Saluran Air 775 Meter di Ciracas Capai 20 Persen

12 jam lalu

Antisipasi Banjir, Pembangunan Saluran Air 775 Meter di Ciracas Capai 20 Persen

Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur menargetkan saluran air di RW. 14, Ciracas, Cibubur, Jakarta Timur rampung Desember ini


Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

19 jam lalu

Daftar Tempat Layanan SIM Keliling di DKI Jakarta Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka dua layanan SIM Keliling di dua titik DKI Jakarta, untuk memfasilitasi warga memperpanjang bukti legal berkendaraan itu.


Presiden Jokowi Unggah Sketsa Hari Tani Nasional, Netizen Gagal Fokus ke Gambar Intan Lembata

1 hari lalu

Presiden Jokowi Unggah Sketsa Hari Tani Nasional, Netizen Gagal Fokus ke Gambar Intan Lembata

Pada sketsa yang diunggah di akun media sosial resmi Presiden Jokowi, memperlihatkan aktivitas tak biasa di Hari Tani Nasional.


Mau Menikah Tiga Bulan Lagi, Kaesang Persiapan Gendong Bayi

1 hari lalu

Mau Menikah Tiga Bulan Lagi, Kaesang Persiapan Gendong Bayi

Kahiyang Ayu, kakak Kaesang Pangarep mengunggah foto adiknya tengah menggendong anak bungsunya yang baru berumur sebulan.


Cuaca Hari Ini: BMKG Prediksi Jaksel dan Jaktim Hujan Sore-Malam

1 hari lalu

Cuaca Hari Ini: BMKG Prediksi Jaksel dan Jaktim Hujan Sore-Malam

Simak ramalan cuaca hari ini dari BMKG untuk wilayah DKI Jakarta


Lukas Enembe Minta Jokowi Izinkan Dirinya Berobat ke Luar Negeri

1 hari lalu

Lukas Enembe Minta Jokowi Izinkan Dirinya Berobat ke Luar Negeri

Pengacara Lukas Enembe memohon agar Presiden Jokowi memberikan izin kliennya berobat ke luar negeri.


Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

1 hari lalu

Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

Ribuan buruh akan kembal menggelar demo tolak kenaikan BBM hari ini. Selain itu, ada dua tuntutan lainnya.


5 Fakta Elektrifikasi 2030: Kendaraan Dinas Dikebut Diganti Mobil Listrik

3 hari lalu

5 Fakta Elektrifikasi 2030: Kendaraan Dinas Dikebut Diganti Mobil Listrik

Melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2022, Presiden Jokowi telah menginstruksikan kendaraan listrik sebagai wajib kendaraan dinas pemerintah.


Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

3 hari lalu

Megawati Soekarnoputri Beri Pengarahan Kepada 93 Kepala Daerah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Hadir

Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan kepada 93 kepala daerah kader PDIP. Pengarahan digelar ditengah situasi politik yang menghangat.


KontraS Desak Keppres Pembentukan Tim PPHAM Dibatalkan

3 hari lalu

KontraS Desak Keppres Pembentukan Tim PPHAM Dibatalkan

KontraS mencium ada aroma kuat impunitas terhadap pelanggar HAM berat dalam penerbitan Keppres Pembentukan Tim PPHAM.