Dinas Kesehatan DKI Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 Mirip Deja Vu, Maksudnya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Lies Dwi Oktavia mengatakan kondisi lonjakan kasus Covid-19 di Ibu Kota saat ini seperti berulang.

    Menurut dia, kondisi serupa telah terjadi pada tahun lalu di periode yang sama.

    “Kita seperti kembali ke kondisi yang deja vu. Kita rasa kita sebenarnya sudah pernah masuk dalam siklus ini,” ujar Lies dalam diskusi virtual pada Ahad, 13 Juni 2021.  

    Menurut Lies, dalam kondisi seperti saat ini, upaya untuk memutus rantai penularan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah beradu dengan rasa kebosanan yang mungkin ada di tengah masyarakat.

    ADVERTISEMENT

    Hal ini menyebabkan potensi penularan Covid-19 tinggi. “Sekarang memang kenyataannya meningkat kasus di DKI Jakart,” ujar Lies. Ia mengatakan kondisi mengkhawatirkan juga terjadi di daerah lain. 

    Menghadapi hal itu, Lies mengatakan Pemprov DKI akan terus meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi dan perawatan di fasilitas kesehatan. Tujuannya, agar sistem pendukung kesehatan di DKI dapat mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

    Di sisi lain, kata dia, kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan tak kalah penting untuk memutus rantai penyebaran virus itu. 

    Seperti diketahui sebelumnya, selama beberapa hari terakhir penambahan kasus Covid-19 harian di Ibu Kota menyentuh angka di atas dua ribu. Kemarin, Sabtu, 12 Juni 2021, Dinas Kesehatan mencatat ada 2.455 kasus positif baru. Sedangkan pada 11 Juni 2021 terjadi penambahan 2.293 kasus dan 2.096 kasus pada 10 Juni 2021. 

    Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono mengkhawatirkan lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta bakal melampaui penambahan yang terjadi pada Januari-Februari 2021.

    Di periode ini, dikhawatirkan kenaikan pasien Covid-19 tembus 3 ribu orang per hari.

    "Dalam waktu singkat bisa terjadi penularan yang sangat tinggi dan terus-menerus, karena sekarang virusnya beda," kata Pandu Riono saat dihubungi, Sabtu, 12 Juni 2021 ihwal lonjakan kasus Covid-19.

    Baca juga : Sambut Sekolah Tatap Muka, Dinkes Kota Bogor: 90 Persen Guru Sudah Divaksin
    #Jagajarak
    #Pakaimasker
    #Cucitangan 

    ADAM PRIREZA | LANI DIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.