Ada Ajakan Demo Jokowi End Game, Polisi: Kasihan, Rumah Sakit - Kuburan Penuh

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan keterangan terkait penambahan titik penyekatan saat PPKM Darurat di TMC Polda Metro Jaya, Rabu, 14 Juli 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan keterangan terkait penambahan titik penyekatan saat PPKM Darurat di TMC Polda Metro Jaya, Rabu, 14 Juli 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menanggapi beredarnya poster ajakan demo bertajuk Jokowi End Game yang akan digelar besok, Sabtu, 24 Juli 2021.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut atau terhasut pada ajakan untuk berkumpul atau demonstrasi besok tersebut.

    Dalam poster yang beredar, para pengemudi ojek online dan masyarakat diminta berkumpul melaksanakan aksi demo Jokowi End Game. 

    Menurut Yusri, ajakan demonstrasi tersebut dapat menimbulkan kerumunan dan kembali meninggikan angka penularan Covid-19 di Ibu Kota. 

    "Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini? Sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Juli 2021. 

    Yusri menjelaskan, alih-alih melakukan demo, pengemudi ojol dan masyarakat diminta datang ke Polda Metro Jaya untuk menyampaikan aspirasinya. Ia mengatakan hal itu merupakan tindakan paling bijak saat ini. 

    Selain itu, rencana aksi pada 24 Juli 2021 itu juga dipastikan belum mengajukan pemberitahuan ke Polda Metro Jaya. 

    "Bagaimana kita bisa relaksasi kalau kegiatan kerumunan lagi? Kasihan rumah sakit, kuburan udah penuh," kata Yusri. 

    Dalam poster yang tersebar, para pengemudi ojek online beserta masyarakat diharapkan turun ke lapangan untuk menolak penerapan PPKM. Massa akan melakukan long march dari Glodok menuju Istana Negara. 

    "Mengundang seluruh elemen masyarakat! Untuk turun ke jalan menolak PPKM dan menghancurkan oligarki istana beserta jajarannya," bunyi imbauan di poster aksi Jokowi End Game itu. 

    Tidak jelas siapa pelaksana aksi demo tersebut. Namun poster itu menyertakan logo beberapa aplikator ojek online serta aliansi mahasiswa dan persatuan pedagang sebagai peserta aksi. 

    Baca juga: Warga DKI Soal Perpanjangan PPKM Darurat: Ekonomi Sulit, Tak Ada Pemasukan

     

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.