Wali Kota Jakarta Utara: Isolasi di Rusun Nagrak Lebih Baik Ketimbang di Rumah

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas BPBD DKI Jakarta melintas di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa 15 Juni 2021. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan penambahan 2.500 tempat tidur di rusun tersebut apabila pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus bertambah.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Petugas BPBD DKI Jakarta melintas di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa 15 Juni 2021. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan penambahan 2.500 tempat tidur di rusun tersebut apabila pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus bertambah.ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan isolasi terkendali di Rumah Susun atau Rusun Nagrak, Cilincing, lebih baik daripada isolasi mandiri di rumah.

    "Kami sampaikan kepada warga Jakarta Utara bahwa yang terbaik adalah isolasi terkendali di Rumah Susun Nagrak dibandingkan harus isolasi mandiri (isoman) di rumah," kata Ali di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Minggu, 25 Juli 2021.

    Ali mengajak masyarakat Jakarta Utara yang terpapar Covid-19 untuk menjalani isolasi terkendali di Rusun Nagrak, Cilincing untuk mencegah penularan dari warga yang positif Covid-19 kepada masyarakat lainnya di sekitar tempat tinggal masing-masing.

    Ali menerangkan isolasi mandiri di rumah itu kondisinya terbatas dan dikhawatirkan adanya kemungkinan penularan kepada masyarakat sekitar warga.

    "Jika di Rusun Nagrak dapat lebih terkendali, termonitor dan terfasilitasi. Baik dari segi obat-obatan, makanan, vitamin termasuk untuk memberikan kenyamanan pada warga Jakarta Utara yang sedang dalam masa penyembuhan COVID-19," ujar Ali.

    Ali mengatakan untuk masyarakat Jakarta Utara yang dinyatakan positif Covid-19 agar tidak panik.

    Jika terkonfirmasi positif, diharapkan dapat segera melaporkan diri ke Satgas COVID-19 tingkat RT dan Puskesmas terdekat.

    Untuk selanjutnya dapat dilakukan pemeriksaan awal dan diberikan pengantar apabila memerlukan isolasi terkendali.

    Saat ini, kata Ali, Rusun Nagrak baru terisi sebanyak 25 persen.

    "Kami sangat berharap masyarakat mau menjalani isolasi terkendali di Rusun Nagrak Jakarta Utara ketimbang harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, khususnya untuk orang tanpa gejala ataupun orang dengan gejala ringan," tuturnya.

    Baca juga : Cerita 7 Wanita Gabung Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Jakarta Utara
    #Jagajarak
    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.