Kecelakaan Maut di Bintaro, Polisi Periksa Pengendara Moge yang Sedang Sunmori

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Polres Tangerang Selatan memeriksa pengendara motor gede (moge) Kawasaki ER-6N yang menabrak pengendara motor Honda Beat hingga tewas. Kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya Bintaro Boulevard sektor 7 pada Ahad pagi.

    "Untuk hasil penyelidikan sementara kecelakaan antara moge dengan Honda BeAT kemarin di Bintaro untuk pengendara moge masih melakukan pemeriksaan barang bukti lain termasuk hasil visum dari rumah sakit," kata Kanit Lakalantas Polres Tangerang Selatan Inspektur Satu Nanda Setya Pratama Baso, Senin 2 Agustus 2021.

    Menurut Nanda, polisi sudah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan memeriksa CCTV dari hotel Santika Bintaro yang mengarah ke lokasi kecelakaan.

    Pada saat kejadian, penabrak AS (17) sedang konvoi bersama dua pengendara moge lain yang berada di depannya.

    Dua rekan AS yang sedang sunmori (Sunday Morning Ride) itu berhasil menghindari pengendara motor Honda BeAT yang mendadak berhenti di tengah jalan karena hendak belok. Namun AS tak bisa menghindar sehingga menyenggol bagian belakang motor perempuan 50 tahun itu. 

    Akibat tabrakan itu kedua pengendara motor terpental ke jalan. Perempuan pengendara Honda BeAT tewas dengan luka di kepala, sedangkan AS luka ringan.      

    "Sudah kita periksa CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian, kita juga minta keterangan dari warga sekitar yang saat itu berada di lokasi kejadian serta dua rekan pengendara moge yang saat itu sedang sunmori," ujarnya.

    Saat ini, pengendara moge Kawasaki masih dalam pemeriksaan lebih lanjut pihak kepolisian, sehingga belum selesai pemeriksaan dan saat ini masih dalam penyelidikan.

    "Dari pemeriksaan CCTV bahwa sepeda motor Honda Beat datang dari arah flyover Permata itu berada di lajur tiga, dia hendak berbelok ke arah Giant dan sempat berhenti," ungkapnya.

    Nanda juga mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan pengendara moge, dugaan sementara saat itu melaju dengan kecepatan sekitar 60 sampai 70 kilometer per jam.

    "Pengakuan pengendara moge itu mereka mengakui ketika sepeda motor Honda Beat berada di depan mereka kemudian dua pengendara berhasil melewati lalu pengendara ketiga yakni AS tidak dapat melewati dan kemudian menabrak," ujarnya.

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Baca juga: Kronologi Kecelakaan Moge Tabrak Sepeda Motor Matik di Bintaro Jaya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.