Kebakaran Lapas Tangerang, RSUD Masih Rawat Satu Pasien Luka Bakar

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas berdiri di antara kantong jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Petugas berdiri di antara kantong jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu 8 September 2021. Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - RSUD Tangerang masih merawat Y, korban kebakaran Lapas Tangerang. Y luka bakar 25 persen. Hilwani mengatakan Y sudah menjalani operasi debridement tiga kali dan operasi ulang Senin mendatang.

    "Sekarang karena enggak alami trauma inhalasi dan luka bakar yang terus baik jadi sadar penuh dan bisa lakukan aktivitas biasa," kata  Kepala Bagian Humas RSUD Tangerang dokter Hilwani, Jumat 17 September 2021. 

    RSUD Tangerang merawat 10 narapidana yang mengalami luka bakar 13 persen hingga 80 persen lebih. Delapan pasien korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang meninggal dalam perawatan.

    Total korban meninggal dalam tragedi kebakaran Lapas Tangerang menjadi 49 orang. Rinciannya 41 meninggal saat kebakaran dan 8 meninggal saat perawatan di Rumah Sakit.

    Kamis, 16 September 2021, RSUD Tangerang 
    mengembalikan satu pasien korban kebakaran lapas Tangerang ke penjara, setelah kondisi korban luka bakar itu membaik.

    Menurut Hilwani, saat dikembalikan kondisi JS sudah sadar dan pulih seusai dioperasi. "JS gak ada trauma inhalasi," 

    JS menjalani operasi patah tulang tertutup dan betis sebelah kiri. "Kondisinya sadar penuh proses penyembuhan luka dievaluasi," kata Hilwani.

    JS sudah menjadi pasien biasa, sehingga tidak ada pantauan secara khusus. "Hanya kontrol luka pascaoperasi."

    Baca: Berita Terpopuler: PA 212 dan Film G30S, hingga Kalapas Tangerang Dicopot


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.