Napi Narkoba Kabur, Kanwil Kemenkumham Banten Periksa Pejabat Lapas Tangerang

Ilustrasi tahanan atau narapidana kabur. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten Agus Thoyib mengatakan, pihaknya telah membentuk tim investigasi internal untuk memeriksa pegawai dan pejabat Lapas Tangerang dalam peristiwa kaburnya seorang narapidana.

"Pemeriksaan pegawai dan pejabat terkait pelarian Warga Binaan Pemasyarakatan berinisial  A sudah dilakukan sejak Kamis lalu  dan dilanjutkan Senin besok," kata Thoyib dihubungi Tempo, Ahad 12 Desember  2021.

Tim Kanwil Provinsi Banten menurunkan lima pemeriksa untuk  menyelidiki  keterlibatan pegawai yang diduga memungkinkan meloloskan A dari sel hingga keluar Lapas.

"Hasil pemeriksaan awal yang bersangkutan keluar (-dari Lapas ke Car Wash) lebih dari satu kali. Tapi detil  tepatnya  berapa kali,  harus kami cek data,"kata Thoyib.

Thoyib mengatakan  pihaknya baru memastikan pada Senin, 13 Desember  2021 melalui pemeriksaan  pegawai, alasan apa yang mendasari  petugas mempekerjakan A di Taba Car Wash milik Lapas Tangerang.

Tempo mendatangi  Taba Car Wash  itu pascanarapidana A kabur dari Lapas. Namun saat ini lokasi cuci mobil di jalan Veteran Kota Tangerang  itu tutup. Hanya sejumlah  kendaraan  terparkir di dalam area Taba Car Wash. Lokasi ini sederet dengan Lapas Kelas I A Tangerang, masih dalam area penjara.

Ada dua versi cara napi kabur ini.  Sumber Tempo menyebutkan  A merupakan tahanan pendamping yang bisa keluar dari Lapas  karena dipercaya petugas.

Sumber Tempo memberikan informasi bahwa A bekerja sosial  mencuci mobil di Taba Car Wash milik Lapas Kelas I A Tangerang. Dia kabur dengan  pura-pura membeli rokok.

Informasi  kedua menyebutkan  A kabur dengan menggunakan sepeda motor  milik pegawai Lapas. Dan dia tidak menjadi tamping atau bekerja  mencuci mobil.

Disebutkan A hanya nongkrong di tempat cucian mobil yang juga melayani masyarakat  umum. Letaknya yang strategis  membuat masyarakat  juga bisa mencuci kendaraan  di tempat cuci mobil milik Lapas Tangerang  itu.

A terpidana  13 tahun penjara itu kabur dari Lapas Tangerang  pada Rabu, 8 Desember  2021. Menurut Thoyib peristiwa  pelarian napi asal Aceh kelahiran 1978 itu baru dilaporkan pada Kamis dan dilakukan  pengejaran dengan melibatkan kepolisian.

"Sedang dalam pengejaran, titik pelarian ke arah Sumatera. Kalau polisi menemukan  pasti kabari kami. Pengejaran melibatkan Polda Riau sebab terkait dengan penanganan perkara di sana," kata Thoyib.

Baca juga: Seorang Napi Narkoba Kabur dari Lapas Tangerang

AYU CIPTA






Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

8 jam lalu

Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

Berikut pertanyaan yang paling sering ditanyakan saat membuat paspor untuk kepentingan berlibur, pendidikan dan bekerja. Apa saja?


Sekjen Kemendagri Ingatkan Spirit Otonomi Daerah dalam Bingkai NKRI

2 hari lalu

Sekjen Kemendagri Ingatkan Spirit Otonomi Daerah dalam Bingkai NKRI

Setiap daerah diberikan kewenangan untuk mencapai kemandiriannya masing-masing dalam mewujudkan masyarakat yang madani.


30 Narapidana Lapas Pemuda Tangerang Wisuda Sarjana Bersama 1.248 Mahasiswa UNIS

6 hari lalu

30 Narapidana Lapas Pemuda Tangerang Wisuda Sarjana Bersama 1.248 Mahasiswa UNIS

Tiga narapidana Lapas Pemuda Tangerang yang kuliah di Kampus Kehidupan memperoleh predikat cumlaude.


Mengapa Baju Tahanan Berwarna Oranye?

6 hari lalu

Mengapa Baju Tahanan Berwarna Oranye?

Warna oranye baju tahanan mudah diidentifikasi publik ketika tersangka dibawa petugas keamanan


Remaja di Serang Buang Bayi ke Tong Sampah, Pacarnya Menghilang Usai Menghamili

9 hari lalu

Remaja di Serang Buang Bayi ke Tong Sampah, Pacarnya Menghilang Usai Menghamili

Tersangka pembuang bayi mengaku kehilangan kontak dengan pacarnya begitu ia hamil


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

15 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


Musim Panen Durian di Badui, Pedagang Bisa Raup Keuntungan hingga Rp5 Juta

16 hari lalu

Musim Panen Durian di Badui, Pedagang Bisa Raup Keuntungan hingga Rp5 Juta

Pedagang durian setiap akhir pekan bisa meraup keuntungan antara Rp1 juta sampai Rp1, 5 juta, namun hari-hari biasanya Rp500 ribu.


Sebulan, Sedikitnya 7 Warga Badui Meninggal Diduga Karena Campak

16 hari lalu

Sebulan, Sedikitnya 7 Warga Badui Meninggal Diduga Karena Campak

Tracing kontak erat kasus positif campak belum mencapai seluruh kampung di Badui.


Kalau ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Coba Ragam Kuliner Asiknya

16 hari lalu

Kalau ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Coba Ragam Kuliner Asiknya

Di Tanjung Lesung hingga kawasan lainnya di Banten, sate bisa disajikan dari ikan. Hanya saja, ikan bandengnya tanpa duri.


Tujuh Alasan Piknik ke Tanjung Lesung

17 hari lalu

Tujuh Alasan Piknik ke Tanjung Lesung

Ombak Pantai Tanjung Lesung tinggi. Ini modal bagi pelancong berselancar menikmati ombak dan angin.