Pembuangan Sampah Ilegal di Kali CBL Meluas, Pj Bupati Bekasi Disurati Kementerian ATR/BPN

Inspeksi mendadak DPRD Kabupaten Bekasi bersama komunitas peduli lingkungan ke lokasi pencemaran limbah industri, Kanal Cikarang-Bekasi Laut (KCBL) di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/11/2020). (FOTO ANTARA/ Pradita Kurniawan Syah).

TEMPO.CO, CikarangPenjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan mengecek tempat pembuangan sampah ilegal di sepanjang Kali CBL, Tambun Selatan. Pengecekan itu adalah tindak lanjut surat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tentang dugaan pelanggaran pemanfaatan lahan.

Dani mengatakan, Kementerian ATR/BPN menemukan dugaan pelanggaran itu berdasarkan hasil citra satelit di sepanjang bantaran Sungai Cikarang Bekasi Laut atau CBL mulai 2002 sampai 2022.

"Berarti selama 20 tahun, mereka menemukan ternyata ada kegiatan atau aktivitas pembuangan sampah ilegal yang semakin meluas," kata Dani Ramdan saat mengecek tempat pembuangan sampah ilegal di bantaran Kali CBL pada Rabu, 24 Agustus 2022.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN melayangkan surat ke Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam suratnya, kementerian menyampaikan temuan penyalahgunaan pemanfaatan lahan untuk Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Ilegal di bantaran Kali CBL.

Dari hasil citra satelit selama 20 tahun, lokasi TPS ilegal itu berada di Kampung Buwek Raya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan hasil peninjauan ke lokasi, Dani mengatakan kegiatan pembuangan sampah ilegal di sepanjang bantaran kali di Kabupaten Bekasi itu sudah tidak ada lagi. TPS itu sudah ditindak oleh Pemkab Bekasi pada Februari 2022.

"Di zaman Plt Pak Marjuki sudah ditutup atas dorongan dari Kementerian LHK. Mereka turun tangan," ujarnya. 

Dani mengatakan ada 2 pengelola TPS ilegal ini yang telah ditetapkan sebagai tersangka. "Sekarang sudah masuk tahap penyelidikan."

Kedua tersangka pengelola TPS ilegal itu dapat dijerat pasal berlapis karena pelanggaran aturan tata ruang. Mereka mengubah ruang terbuka hijau di daerah aliran sungai seluas 3,6 hektare itu menjadi tempat pembuangan sampah. 

Pj Bupati Bekasi itu menyatakan bakal mengirim surat balasan tentang kondisi terkini bantaran Sungai CBL ke Kementerian ATR/BPN.

"Kami akan jawab bahwa sudah ada penindakan, meskipun baru dari sisi lingkungan. Tapi nanti bisa dikenakan juga pasal penyalahgunaan atau pelanggaran pemanfaatan ruang," ujarnya.

Dalam kasus TPS ilegal ini, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah menetapkan 2 tersangka. Kedua tersangka pembuangan sampah ilegal di Kampung Buwek, Tambun Selatan itu diancam Pasal 98 Undang-Undang 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pelanggaran pasal itu diancam hukuman penjara  lima tahun dan denda minimal Rp 3 miliar.

Baca juga: Karung Berisi Mayat Ditemukan di Pembuangan Sampah di Pinggir Jalan






Jalan Ambles di Ruas Cikarang Bekasi Laut Diperbaiki, Camat Cibitung: Konturnya Tidak Stabil

21 jam lalu

Jalan Ambles di Ruas Cikarang Bekasi Laut Diperbaiki, Camat Cibitung: Konturnya Tidak Stabil

Pemerintah Kabupaten Bekasi mengerahkan sejumlah alat berat untuk perbaikan jalan ambles tersebut.


Karyawan Swasta Dibacok Begal di Bekasi Saat Pulang Kerja

1 hari lalu

Karyawan Swasta Dibacok Begal di Bekasi Saat Pulang Kerja

Ketika tiba di Jalan Jabir, korban dipepet oleh begal bersenjata tajam yang tiba-tiba muncul dari kolong tol.


Nasabah Bank di Bekasi Nyaris Jadi Korban Perampokan, Diduga Dikuntit Sejak Keluar dari Bank

1 hari lalu

Nasabah Bank di Bekasi Nyaris Jadi Korban Perampokan, Diduga Dikuntit Sejak Keluar dari Bank

Dalam rekaman CCTV, pelaku perampokan berjumlah 8 orang, naik 4 motor dan tampak mengeluarkan golok untuk mengancam orang di sekitar.


Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

2 hari lalu

Beredar Video Penculikan Anak Dimasukkan ke Dalam Karung di Bekasi, Polisi Pastikan Hoax

Kapolres Bekasi meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada dengan maraknya isu penculikan anak.


Selain Wowon Serial Killer, Ini Sederet Kasus Pembunuhan Berantai di Indonesia

6 hari lalu

Selain Wowon Serial Killer, Ini Sederet Kasus Pembunuhan Berantai di Indonesia

Tak hanya Wowon Serial Killer yang pernah menghebohkan publik dengan kasus pembunuhan berantai. Siapa saja sebelumnya?


Keluarga Tak Tahu-menahu Ada Sidang Pengalihan Apartemen Angela ke Tersangka Mutilasi Ecky

6 hari lalu

Keluarga Tak Tahu-menahu Ada Sidang Pengalihan Apartemen Angela ke Tersangka Mutilasi Ecky

Keluarga tak tahu-menahu ada sidang pengalihan kepemilikan apartemen, dari Angela Hindriati ke Ecky Listiantho,tersangka mutilasi.


Ecky Dua Kali Pindah Tempat Tinggal Sambil Membawa Jasad Angela, Lokasi Mutilasi Masih Misteri

6 hari lalu

Ecky Dua Kali Pindah Tempat Tinggal Sambil Membawa Jasad Angela, Lokasi Mutilasi Masih Misteri

Ecky Listiantho diduga dua kali berpindah tempat tinggal sambil membawa jasad Angela yang sudah ia bunuh. Lokasi tempat mutilasi masih misteri.


BPN Dorong Legalisasi Aset Masyarakat Adat

6 hari lalu

BPN Dorong Legalisasi Aset Masyarakat Adat

Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni berkomitmen dorong legalisasi aset masyarakat adat.


Ecky Lakukan Pembelian Fiktif Apartemen Milik Angela Korban Mutilasi di Bekasi, Libatkan Saksi Palsu

6 hari lalu

Ecky Lakukan Pembelian Fiktif Apartemen Milik Angela Korban Mutilasi di Bekasi, Libatkan Saksi Palsu

Tersangka mutilasi di Bekasi, Ecky Listiantho melakukan pembelian fiktif terhadap unit apartemen milik Angela, yang sudah ia bunuh terlebih dulu.


Fakta Baru, Pelaku Mutilasi Ecky Habisi Nyawa Angela Hindriati Pada 2019 di Apartemen Korban

6 hari lalu

Fakta Baru, Pelaku Mutilasi Ecky Habisi Nyawa Angela Hindriati Pada 2019 di Apartemen Korban

Polisi menemukan fakta baru di kasus mutilasi Angela di Bekasi. Ia sudah dibunuh Ecky pada 2019 di apartemen korban.