Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Presiden Jokowi Menurunkan Kembali Harga BBM

Reporter

Sejumlah mahasiswa dari BEM Universitas Djuanda, Bogor berunjuk rasa dengan cara mendorong motor di Jalan Otista, Kota Bogor, Rabu, 7 Agustus 2022. Aksi mendorong motor menuju Istana Kepresidenan Bogor tersebut sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga BBM bersubsidi. ANTARA/Arif Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mendorong pemerintah untuk kembali menurunkan harga BBM dengan cara mengalihkan anggaran sejumlah program nasional. 

"Caranya bagaimana?, Ya menyisir kembali program-program yang prestisius, yang besar dan memakan anggaran besar serta sifatnya tidak mendesak untuk kemudian dialihkan pada penanganan masalah BBM. Contohnya, Ibu Kota Negara, kereta cepat, beberapa infrastruktur yang lain. Saya kira itu penting, tapi belum mendesak," kata Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto di Kota Bogor seperti dikutip Tempo dari Antara, Senin, 12 September 2022.

Menurut Atang, kenaikan harga BBM cukup tinggi hampir 35 persen di tengah ekonomi masyarakat yang terpuruk setelah dihantam pandemi COVID-19 selama dua tahun. Kenaikan harga BBM dinilai  akan memperlambat pemulihan ekonomi masyarakat.

Politikus PKS itu mengatakan, pengalihan subsidi BBM ke bantuan sosial (bansos) untuk kelompok masyarakat justru kurang tepat, karena yang terdampak atas kenaikan harga BBM adalah semua lapisan.

Selain itu, kata dia, anggaran yang disediakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terbatas sehingga sasaran penerima pun belum tentu merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Jokowi bagi-bagi BLT triliunan rupiah

Pemerintah pusat menyiapkan bantuan langsung tunai (BLT) BBM sebesar Rp12,4 triliun yang diberikan kepada 20,65 juta keluarga yang kurang mampu sebesar Rp150 ribu/bulan dan mulai diberikan pada bulan September selama 4 bulan.

Ada juga anggaran sebesar Rp 9,6 triliun untuk 16 juta pekerja dengan gaji maksimum Rp3,5 juta/bulan dalam bentuk bantuan subsidi upah yang diberikan sebesar Rp 600 ribu.

Pemerintah pusat juga telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk mengalokasikan 2 persen anggaran dana alokasi umum (DAU) untuk disalurkan sebagai bantuan sosial (bansos) di bidang transportasi, bagi sopir angkutan umum, ojek daring (online), UMKM dan nelayan. Pemerintah daerah diminta pula menyisihkan biaya tak terduga (BTT) untuk mengendalikan inflasi atau kenaikan harga-harga secara umum baik jasa maupun barang.

Atas instruksi itu, Pemerintah Kota Bogor mengalokasikan Rp 4,6 miliar dari dana alokasi umum (DAU) untuk bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). Bansos tersebut direncanakan akan diberikan kepada sopir angkot, ojek online dan UMKM.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor pun telah mendata sebanyak 2.200 sopir angkot berkartu tanda penduduk (KTP) di daerahnya telah mendaftarkan diri untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos) bahan bakar minyak (BBM) dari pemerintah setempat.

PT Pos Indonesia salurkan BLT BBM

Sementara, PT Pos Indonesia Cabang Bogor menyalurkan BLT BBM tahap I dan II sebesar Rp300 ribu serta Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) Rp200 ribu sekaligus kepada 323.334 keluarga penerima manfaat (KPM) di kota dan Kabupaten Bogor mulai Selasa (6/9) hingga akhir September 2022.

Kemudian, untuk bantuan subsidi upah (BSU) dan anggaran BTT masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Atang mengungkapkan melihat situasi yang bergelojak dari masyarakat, alangkah baiknya jika BBM kembali diturunkan dan pemerintah dapat mencari solusi lain dengan pengalihan anggaran program pembangunan yang besar untuk mensubsidi BBM.

Hanya saja, kata dia, regulasi yang membatasi pembelian BBM bersubsidi diperkuat agar keluhan pemerintah soal 70 persen subsidi bahan bakar minyak yang dinikmati masyarakat mampu dapat teratasi.

"Saya kira itu dibuat regulasi saja, bukan berarti ketika ada tikus makan di lumbung, kemudian lumbungnya dibakar semua. Tetapi diselesaikan masalah pemerintah di dalam mengawasi ketidaktepatan distribusi BBM bersubsidi,"  kata Atang Trisnanto.

Baca juga: Derita Sopir Angkot Saat Harga BBM Naik: Setoran Turun, Tak Bisa Menutup Biaya Bensin






Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

18 jam lalu

Aspirasinya Tak Ditanggapi, Serikat Petani Ancam Lakukan Reforma Agraria Versi Rakyat

Partai Buruh dan Serikat Petani Indonesia (SPI) menggelar demo Hari Tani Nasional di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

21 jam lalu

Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

Kapolda Metro Fadil Imran tak mempermasalahkan ada demo berjilid-jilid setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Asal tak melanggar hukum.


Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

22 jam lalu

Kapolda Metro Mau Pindahkan Lokasi Demonstrasi Karena Banyak Warga Terganggu Penutupan Jalan

Kapolda Metro Fadil Imran mau memindahkan lokasi demonstrasi agar tidak perlu lagi melakukan penutupan jalan dan tak perlu menurunkan banyak polisi.


Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

23 jam lalu

Gapasdap: 6 Perusahaan Kapal Penyeberangan Sudah Bangkrut

Khoiri mengatakan para pengusaha kapal mendesak pemerintah segera memberlakukan kenaikan tarif angkutan penyeberangan.


Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

1 hari lalu

Pakar Ungkap Penyebab Pertamax Lebih Irit dari Pertalite

Perbincangan soal Pertalite lebih boros ketimbang Pertamax ramai di media sosial. Sejumlah pakar menyoroti isu ini.


Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

1 hari lalu

Isu Pertalite Lebih Boros daripada Pertamax, Pakar ITB Minta Pertamina Cek ke Lapangan

Pertamina mengklaim kualitas bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite tidak berubah.


3.000 Buruh dan Petani Akan Demo di Istana Negara Hari Ini, Tolak Kenaikan Harga BBM

1 hari lalu

3.000 Buruh dan Petani Akan Demo di Istana Negara Hari Ini, Tolak Kenaikan Harga BBM

Buruh akan menggelar mogok nasional pada akhir November atau awal Desember jika demo tak digubris oleh pemerintah.


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

1 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.


Massa Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik Bubar Bakda Magrib

1 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik Bubar Bakda Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM membubarkan diri bakda magrib diri. Mereka long march dari Patung ke Tanah Abang.


Di Bawah Guyuran Hujan, Massa Aksi Bela Rakyat Salat Maghrib di Patung Kuda

1 hari lalu

Di Bawah Guyuran Hujan, Massa Aksi Bela Rakyat Salat Maghrib di Patung Kuda

Massa Gerakan Nasional Pembela Rakyat yang menamakan diri Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM.