Kasus Empat Anak Perkosa Remaja di Jakut, Hotman Paris Nilai Polisi Bersikap Setara

Reporter

Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Wibowo (kedua kanan) memberikan penjelasan kepada pengacara Hotman Paris (kedua kiri) di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Selasa, 20 September 2022, soal dugaan pemerkosaan empat anak terhadap remaja putri di bawah umur di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara. Foto: ANTARA/Abdu Faisal

TEMPO.CO, JakartaPengacara Hotman Paris Hutapea menilai Polres Jakarta Utara telah setara dalam memproses kasus dugaan pemerkosaan di Hutan Kota Rawa Malang, Semper, Cilincing, dengan korban dan empat terduga yang masih di bawah umur.

Menurut Hotman Paris, Polres Jakarta Utara telah memenuhi hak dan memberikan perlindungan terhadap anak, yakni dengan memperjuangkan  keadilan bagi anak berhadapan hukum maupun anak yang diperkosa.

Hotman mengawal kasus ini setelah ia menerima pengaduan dari kakak korban pemerkosaan dalam program perlindungan hukumnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara yang bertajuk Hotman 911.

"Dari tadi malam keluarganya mengatakan masa, sih, (tersangka) dibebaskan sesudah keluarga saya diperkosa? Itu tidak saya jawab lewat WhatsApp, tapi melalui penjelasan undang-undang," kata Hotman saat mendatangi kantor Polres Jakarta Utara, Selasa, 20 September 2022.

Hotman mengatakan penegak hukum tidak memihak siapa-siapa, tapi hanya menjalankan peradilan sesuai aturan perundang-undangan.

Karena berdasarkan Pasal 32 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, anak berhadapan hukum (ABH)  yang belum genap berusia 14 tahun tidak dapat ditahan di sel polisi saat menjalani proses pemeriksaan. Hal itu dilakukan guna melindungi hak anak tersebut untuk memperoleh pendidikan serta hak-hak lainnya.

Hotman mengapresiasi Polres Jakarta Utara yang memberi perlindungan sesuai yang dibutuhkan keempat ABH dengan cara menitipkan pembinaan ke Panti Sosial Putra Handayani di Cipayung, Jakarta Timur. Dengan pembinaan dari pihak yang tepat, keempat ABH tersebut diharapkan dapat berubah sikap dan prilakunya.

"Karena dilihat dari umur yang 11 dan 12 tahun, kelakuannya sudah seperti begal, sudah tahu memperkosa, itu masih pantas kah dikembalikan ke orang tuanya?" kata Hotman.

Dengan adanya kasus ini, Hotman berharap aturan pengembalian ABH kepada orang tua ditinjau ulang oleh DPR. Sebab, tidak ada yang bisa menjamin bahwa pembinaan dari orang tua dapat mengubah perilaku anak yang sudah seperti orang dewasa yang menyimpang, sehingga pantas untuk dihukum dan diadili, urung dilakukan karena pelakunya adalah ABH.

Menurut Hotman Paris, penegakan hukum sesuai amanat undang-undang adalah kewajiban para penegak hukum di Republik Indonesia. "Sekali lagi, undang-undang ini perlu diubah. Jangan sampai orang tua korban kecewa dengan polisi, dengan kami-kami ini (pengacara) karena undang-undangnya," kata Hotman.

 

Baca juga: Hotman Paris Desak Tutup Opsi Damai di Kasus Pemerkosaan Remaja di Jakarta Utara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

5 hari lalu

Menteri Bintang Puspayoga Ungkap Remaja Putri 13 Tahun Korban Kekerasan Seksual Sangat Trauma

Menteri Bintang Puspayoga mengunjungi rumah remaja putri berusia 13 tahun korban kekerasan seksual.


Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

6 hari lalu

Menteri PPPA Kunjungi Remaja Korban Pemerkosaan Empat Anak di Jakarta Utara

Korban pemerkosaan yang masih berusia 13 tahun diberikan pendampingan khusus


Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

8 hari lalu

Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual Masih Jadi PR Besar Jakarta

Dua kasus kekerasan seksual anak di Jakarta menjadi sorotan. Ada remaja disekap dan dipaksa menjadi PSK. aDA juga remaja diperkosa 4 orang


Buntut Empat Anak Diduga Memperkosa, Warga DKI Minta Lokalisasi di Semper Ditutup

8 hari lalu

Buntut Empat Anak Diduga Memperkosa, Warga DKI Minta Lokalisasi di Semper Ditutup

Pemprov DKI Jakarta didesak menutup lokalisasi di dekat Hutan Kota, Semper Timur, Cilincing usai ramai kasus empat anak diduga memperkosa remaja


KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

8 hari lalu

KPAI Minta Empat Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan Dapat Rehabilitasi Maksimal

Empat anak terduga pelaku pemerkosaan masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

10 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

10 hari lalu

Proses Hukum Empat Anak Diduga Memperkosa Remaja di Jakut Berlanjut

Empat anak yang diduga memperkosa korban masih berusia antara 11 dan 14 tahun.


4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

10 hari lalu

4 Anak Terduga Pelaku Pemerkosaan di Jakut Direkomendasikan tidak Dibina Keluarganya

Komnas Perlindungan Anak menilai kondisi keluarga empat anak terduga pelaku pemerkosaan itu tidak baik sehingga mempengaruhi perilaku mereka


Kriminolog Buka Suara Soal Pemerkosaan di Hutan Kota: Hampir Pasti Sudah Terencana

11 hari lalu

Kriminolog Buka Suara Soal Pemerkosaan di Hutan Kota: Hampir Pasti Sudah Terencana

Adrianus Maliala menyebut motif pemerkosaan karena cinta ditolak itu sangat tidak adil dan sepihak kepada korban.


Korban Pemerkosaan Anak dan Terduga Pelaku di Jakarta Utara Didampingi Komnas PA

11 hari lalu

Korban Pemerkosaan Anak dan Terduga Pelaku di Jakarta Utara Didampingi Komnas PA

Komnas PA melindungi Anak Berhadapan Hukum dan korban pemerkosaan anak di Hutan Kota Rawa Malang, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara.