Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Anggota Polda Metro Jaya Diringkus Saat Nyabu, Ini Daftar Polisi Terlibat Jaringan Narkoba

image-gnews
Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Andri Gustami terlibat jaringan narkoba Fredy Pratama. AKP Andri Gustami melancarkan pengiriman narkoba jaringan Fredy Pratama saat melewati Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Banten. Dok. Istimewa
Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Andri Gustami terlibat jaringan narkoba Fredy Pratama. AKP Andri Gustami melancarkan pengiriman narkoba jaringan Fredy Pratama saat melewati Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, Banten. Dok. Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, JakartaKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengonfrimasi soal lima anggota polisi yang diringkus ketika menggunakan narkoba jenis sabu di Cimanggis, Depok. Ia menyatakan, institusinya bersama Polres Jakarta Timur akan memproses lebih lanjut kasus ini.

“Benar ada lima anggota Polda yang diamankan,” kata Ade, pada 21 April 2024.

Sebelumnya, dikabarkan lima polisi Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Timur ditangkap lantaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Kecamatan Cimanggis, Depok. Unit Reskrim Polsek Sukmajaya melakukan penangkapan usai mendapat laporan warga sering berkumpulnya anggota polisi di salah satu rumah kawasan Cimanggis.

Unit Reskrim Polsek Sukmajaya menggerebek rumah itu pada 19 April 2024 sekitar pukul 23.00 WIB. Salah satu polisi tersebut adalah Briptu FAR dengan barang bukti 4 paket sabu yang didapati ada di badan. Saat penggeledahan, Polsek juga menemukan 4 oknum polisi lain, yaitu Briptu IR, Brigadir DW, Briptu FR dan Brigadir DP. Empat orang ini berada di dalam kamar dan diduga telah mengonsumsi Sabu karena ada alat hisap (Bong) di lokasi.

Selain itu, terdapat kasus polisi lain yang juga pernah terlibat narkoba. Berikut adalah polisi yang pernah terlibat kasus narkoba, yaitu:

Teddy Minahasa dan Dody Prawiranegara

Pada 14 Oktober 2022, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melakukan penangkapan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa. Sebab, Teddy terjerat kasus penukaran 5 kilogram sabu dengan 5 kilogram tawas. Teddy disebut memerintahkan Dody Prawiranegara untuk menukar 10 kilogram sabu dengan tawas. Namun, Dody hanya menyanggupi 5 kilogram, lalu dijual ke pihak lain. 

Sebelumnya, narkotika itu berasal dari barang bukti 41,4 kilogram sabu sitaan Polres Bukittinggi pada Mei 2022. Akibat dari tindakan ini, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat jatuhkan vonis penjara seumur hidup Teddy, pada 9 Mei 2023. Sebelumnya, Teddy dituntut jaksa penuntut umum dengan hukuman mati. Sementara itu, Dody sebagai eks Kapolres Bukittinggi Ajun Komisaris Besar dijatuhkan sanksi pecat PTDH.

Kasranto

Selain Dody Prawiranegara, kasus Teddy Minahasa juga menyeret mantan Kapolsek Kalibaru Kompol Kasranto. Ia menjadi salah satu oknum yang turut dalam transaksi dan peredaran narkotika sabu. Ia menjual sabu titipan Teddy dan diminta Linda Pujiastuti (Anita Cepu) mencari pembeli di Jakarta melalui pesan singkat sejak 23 Juni 2022. 

Yuni Purwanti Kusuma Dewi

Kapolsek Astana Anyar Bandung Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap Propam Polda Jabar di sebuah hotel di Bandung pada 16 Februari 2021 malam, bersama 11 anak buahnya. Meskipun dalam penangkapan tersebut, tidak ada barang bukti narkoba, tetapi ketika menjalani tes urine, Yuni positif mengonsumsi sabu. Sebelum terjerat kasus ini, ia pernah menangani kasus narkoba sebagai Kepala Satuan Narkoba Polres Bogor. 

Andri Gustami

Selain dari Polda Metro Jaya, Mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan AKP Andri Gustami juga pernah terlibat jaringan narkoba Fredy Pratama. Ia melancarkan pengiriman narkoba ketika melewati Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Ia telah melakukan permufakatan jahat untuk menawarkan, dijual dan menjual, membeli, menukar, menyerahkan atau menerima, narkotika golongan I. Ia berakhir mendapatkan vonis hukuman mati.  

RACHEL FARAHDIBA R | ADIL AL HASAN | KHUMAR MAHENDRA 

Pilihan Editor: Andri Gustami Divonis Hukuman Mati, Ini Regulasi Hukuman Cabut Nyawa di Indonesia

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sunat Barang Bukti Narkoba, Lima Anggota Polda Jawa Tengah Telah Berstatus Tersangka

7 jam lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Sunat Barang Bukti Narkoba, Lima Anggota Polda Jawa Tengah Telah Berstatus Tersangka

Dalam sejumlah penangkapan, para tersangka menyunat barang bukti narkoba yang mereka sita. Barang itu mereka gunakan bersama-sama di asrama.


Polisi Akui Sulit Berantas Narkoba di Kampung Boncos, Bahari dan Ambon

14 jam lalu

Polres Metro Jakarta Barat menggerebek Kampung Boncos dan menangkap 42 orang yang positif mengonsumsi sabu, Rabu, 17 Juli 2024. Sumber: Polres Metro Jakarta Barat
Polisi Akui Sulit Berantas Narkoba di Kampung Boncos, Bahari dan Ambon

Pada penggerebekan 17 Juli lalu, Polres Metro Jakarta Barat menangkap 42 orang yang positif narkoba jenis sabu di Kampung Boncos.


DPO Peracik Narkoba Asal Malaysia Masih Buron

18 jam lalu

Sebagian barang bukti pabrik narkoba yang digerebek Mabes Polri bersama Ditjen Bea Cukai dan Polda Jatim dipajang di meja sebelum jumpa pers Bareskrim Polri di Kota Malang, Rabu sore, 3 Juli 2024. Barang bukti yang diamankan antara lain, barang jadi narkoba tembakau sinte (gorila) seberat 1,2 ton, 25 ribu pil ekstasi, dan 25 ribu butir pil xanax, ditambah 40 kilogram bahan baku MDMB-4en-PINACA setara 2 ton produk jadi serta zat kimia yang bisa digunakan untuk memproduksi 2,1 juta ekstasi. TEMPO/Abdi Purmono
DPO Peracik Narkoba Asal Malaysia Masih Buron

KENT, WNA asal malaysia yang menjadi DPO karena terbukti berperan sebagai pemandu pembuatan narkoba di pabrik malang masih belum tertangkap.


Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Sabu dari Malaysia dan Myanmar, Sita 157 Kg Barang Bukti Sabu

1 hari lalu

Dirtipidnarkoba Bareskim Polri ungkap 2 kasus narkotika, jaringan Malaysia- Indonesia dan Myanmar-Indonesia. Mereka amankan 157 kg sabu. Senin, 22 Juli 2024. Jihan Ristiyanti
Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Sabu dari Malaysia dan Myanmar, Sita 157 Kg Barang Bukti Sabu

Ditipidnarkoba Bareskrim membongkar jaringan pengedar sabu dari dua negara, Malaysia dan Myanmar.


Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

1 hari lalu

Ilustrasi seorang penjudi di tempat sabung ayam di Haiti. AP/Ricardo Arduengo
Polisi Bubarkan Judi Sabung Ayam di Bekasi, 70 Orang Diringkus

Praktik judi sabung ayam ini dilakukan di tempat yang tersembunyi dan juga tertutup di Jatimekar, Bekasi.


Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

1 hari lalu

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjawab pertanyaan media saat konferensi pers terkait pengungkapan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 15 Juli 2024. Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang penyimpanan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Polda Metro Catat 25.827 Pelanggaran dalam Operasi Patuh Jaya 2024 Sampai Hari ke-7

Sebanyak 25.827 pelanggaran lalu lintas selama tujuh hari penyelenggaraan Operasi Patuh Jaya 2024, mayoritas terjaring melalui tilang elektronik


Polda Jawa Tengah Tahan 5 Polisi yang Sunat Barang Bukti Sabu

1 hari lalu

Ilustrasi sabu. Reuters
Polda Jawa Tengah Tahan 5 Polisi yang Sunat Barang Bukti Sabu

Polda Jawa Tengah menahan lima polisi yang diduga mengurangi barang bukti sabu.


Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

1 hari lalu

Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berplat nomor genap memasuki Jalan MH Thamrin di kawasan Bundaran Monas, Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2021. Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Fakta-fakta Wacana Ganjil Genap 24 jam di Jakarta

Ganjil genap 24 jam pernah diusulkan oleh salah satu angggota DPRD DKI Jakarta. Berikut fakta-fakta soal wacana tersebut.


Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

2 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas Pengirim Paket 30 Kg Ganja ke Tanjung Priok: Bernama Bhegeng

Bhegeng masuk ke dalam DPO karena kirim paket 30 kilogram ganja dari Medan.


Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

2 hari lalu

Polisi menyita barang bukti narkoba jenis ganja yang disimpan di rumah pelaku di Tanjung Priok, Jakarta Utara.ANTARA/HO-Polda Metro Jaya
Paket 30 Kilogram Ganja di Tanjung Priok Diduga untuk Diedarkan di Jakarta

Paket ganja tersebut berasal dari Medan dan rencananya akan diedarkan di Jakarta.