Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Indonesia akan Gugat KPK Inggris soal Kasus Suap Pembelian Pesawat Garuda

Reporter

image-gnews
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Cahyo Rahardian Muzhar (kedua kiri) di sela jumpa pers pada pertemuan pejabat senior ASEAN di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 30 April 2024. Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Cahyo Rahardian Muzhar (kedua kiri) di sela jumpa pers pada pertemuan pejabat senior ASEAN di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 30 April 2024. Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia berencana menggugat Serious Fraud Office (SFO)—lembaga serupa dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Inggris—setelah lembaga itu mendapatkan kompensasi 992 juta Euro terkait kasus suap pembelian pesawat Garuda pada 2017.

"Sangat disayangkan juga pemerintah Inggris ini tidak pernah komunikasi dengan Indonesia mengenai hal ini (kompensasi). Harusnya Indonesia dilibatkan," kata Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Cahyo Rahardian Muzhar di sela pertemuan pejabat senior ASEAN di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa, 30 April 2024.

Cahyo menuturkan awalnya Inggris melakukan penyidikan dengan membuka perkara pidana atas dugaan suap pembelian pesawat Garuda.

Dalam perjalanannya, proses hukum dihentikan karena negara itu memiliki undang-undang yang mengatur proses hukum itu dapat dihentikan apabila membayar kompensasi berupa denda sebesar 992 juta Euro.

Meski mengaku tidak mencampuri aturan hukum yang berlaku di negara itu, namun ia menekankan Indonesia merupakan negara yang dirugikan atas kasus tersebut.

Pasalnya, lanjut dia, pembelian pesawat dengan harga yang tidak wajar alias digelembungkan, namun tidak mendapatkan hak dari kompensasi tersebut.

"Oleh karena itu, kami putuskan menggugat SFO Inggris di pengadilan Inggris karena kami juga akan minta hak kami, hak Indonesia dari kerugian yang diakibatkan penggelembungan pembelian pesawat dari Airbus," ujarnya.

Menurut ia, tidak adil mengingat lembaga nonpemerintah di Inggris itu melakukan penyidikan terhadap produsen pesawat Airbus dengan menggunakan informasi, data dan dokumen dari Indonesia, termasuk putusan pengadilan di Indonesia atas kasus suap itu yang sudah berkekuatan hukum tetap.

"Ibaratnya semua informasi dari Indonesia, dia (SFO) melakukan penyidikan, terus dia dapat uang 992 juta Euro. Itu tidak adil, ini yang kami kejar," ucapnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia menambahkan Indonesia memiliki peluang untuk melakukan tuntutan itu karena sudah melakukan konsultasi dengan beberapa ahli hukum di negeri monarki tersebut.

"Kami sudah melakukan konsultasi dengan beberapa ahli hukum di Inggris dan kans itu tetap ada," katanya.

Cahyo tidak menyebutkan waktu pasti pengajuan gugatan di Inggris itu, namun memastikan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sebelum berencana menggugat, pihaknya sudah melayangkan dua kali surat dari Kementerian Hukum dan HAM kepada pemerintah di Inggris sejak sebelum COVID-19 melanda.

Bahkan, sempat memanggil duta besar Inggris untuk Indonesia di Jakarta, namun belum mendapatkan hasil memuaskan.

"Inilah justru kami harus evaluasi, apakah benar dalam konteks ini Inggris menganggap kita negara setara dengan mereka. Ini task for us. Kami akan all out dan saya dapat persetujuan Menkumham menggugat Serious Fraud Office di Inggris," imbuhnya.

Pilihan Editor: Mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar Didakwa Rugikan Negara Rp9,3 Triliun

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inggris Kembali Lanjutkan Pendanaan UNRWA

1 hari lalu

Anak laki-laki Palestina melihat keluar dari ruang kelas sekolah UNRWA, setelah serangan udara terhadap rumah tetangga sekolah di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, 21 Juni 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Inggris Kembali Lanjutkan Pendanaan UNRWA

Pemerintahan Partai Buruh Inggris mengatakan UNRWA 'sangat penting' dalam bantuan kemanusiaan di Gaza, dan berkomitmen untuk menyediakan $27 juta.


Sederhana dan Membumi, Begini Cara Putri Anne Memulai Hari

1 hari lalu

Ratu Elizabeth II berpose dengan putri Anne di ruangan White Drawing, Windsor Castle, Inggris. ( 2016 Annie Leibovitz via AP)
Sederhana dan Membumi, Begini Cara Putri Anne Memulai Hari

Putri Anne biasa memulai pagi dengan cara sederhana. Bangsawan 73 tahun itu memang dikenal sederhana dan membumi dengan etos kerja yang luar biasa.


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

1 hari lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Kemenkumham Sebut Panji Gumilang Bebas Murni, Bagaimana Status Hukumnya?

2 hari lalu

Terdakwa kasus tindak pidana penodaan agama Panji Gumilang (tengah kemeja kuning) saat hendak meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Negeri Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 20 Maret 2024. Foto: ANTARA/Fathnur Rohman
Kemenkumham Sebut Panji Gumilang Bebas Murni, Bagaimana Status Hukumnya?

Terpidana kasus penistaan agama, Panji Gumilang telah dinyatakan bebas. Robianto dari Kemenkumham menyebut Panji bebas murni.


Cawapres Trump Sindir Inggris Negara Islam Bersenjata Nuklir, Kenapa?

3 hari lalu

JD Vance. REUTERS/Gaelen Morse
Cawapres Trump Sindir Inggris Negara Islam Bersenjata Nuklir, Kenapa?

JD Vance, calon wakil presiden Donald Trump, kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Inggris dan Cina.


Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

5 hari lalu

Ekspresi pemain Inggris Harry Kane dan Bukayo Saka setelah dikalahan Spanyol pada  pada pertandingan Final EURO 2024 di Berlin Olympiastadion, Berlin, 15 Juli 2024. REUTERS/Lisi Niesner
Makna dan Asal Usul Kalimat 'Football's Coming Home' Orang Inggris

Kalimat 'football's coming home' seperti menjadi doa orang Inggris setiap tuenamen sepak bola.


5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

5 hari lalu

Seorang pemuda lokal setempat terjatuh saat terlibat bentrok dengan suporter timnas Inggris yag tengah saling ejek dengan suporter Rusia di ajang perhelatan Piala Eropa 2016 di Marseille, Perancis, 10 Juni 2016. Pada Piala Dunia 1998, para penggemar Inggris berjulukan
5 Film Terkenal Tentang Hooligan Inggris

Fenomena fanatisme suporter Inggris dan hooliganisme pernah diangkat ke layar lebar. Ini beberapa film yang terkenal.


Penggemar Inggris Rusuh usai Final Euro 2024, Ini Sejarah Hooligan

5 hari lalu

Seorang bersorak didepan petugas kepolisian Prancis jelang pertandingan melawan Wales di Lille, Prancis, 15 Juni 2016. Suporter Inggris atau biasa disebut hooligan kembali membuat gaduh di jalanan kota Lille. REUTERS/Benoit Tessier
Penggemar Inggris Rusuh usai Final Euro 2024, Ini Sejarah Hooligan

Suporter dikabarkan ribut usai final Euro 2024, identik dengan perilaku hooligan.


Jelang Final Euro 2024 Dinihari Nanti, Ini Head to Head Spanyol Kontra Inggris

6 hari lalu

Final Euro 2024: Spanyol vs Inggris. (Reuters)
Jelang Final Euro 2024 Dinihari Nanti, Ini Head to Head Spanyol Kontra Inggris

Spanyol akan menantang Inggris pada final Euro 2024 dinihari nanti. Berikut adalah sejarah pertemuan kedua negara.


Pertama Kali, Kerajaan Inggris Buka Ruang Belakang Balkon Istana Buckingham yang Bersejarah

9 hari lalu

Raja Charles dan Ratu Camilla berfoto bersama keluarga saat menyaksikan atraksi pesawat Trooping the Colour dari balkon Istana Buckingham, Inggris, Sabtu, 17 Juni 2023 (Instagram/@theroyalfamily)
Pertama Kali, Kerajaan Inggris Buka Ruang Belakang Balkon Istana Buckingham yang Bersejarah

Balkon Istana Buckingham mulai digunakan sejak awal masa pemerintahan Ratu Victoria, dari tahun 1851