Banjir di Muara Karang karena Proyek Peningkatan Kapasitas PLTU

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta - Rangkaian proyek repowering (peningkatan kapasitas) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang menyebabkan luapan air laut. Akibatnya, sebagian Jalan Pluit Raya tergenang air setinggi mata kaki. Namun, kini air rembesan dari pintu tanggul PLTU mulai menurun.

    Air laut yang mulai memasuki daratan pada Senin (22/2), pukul 02.00, ini juga menggenangi area PLTU dan kantor PT PLN Jasa Manajemen Konstruksi, dengan ketinggian sepinggang orang dewasa. "Air laut masuk akibat ada masalah pada proses pembersihan pintu tanggul dari endapan lumpur," kata Staff PT PLN Jasa Manajemen Konstruksi Bambang Trisilo saat ditemui di sekitar PLTU Muara Karang, Jakarta, Senin (22/2).

    Menurut Bambang, proses pembersihan pintu pertama dan kedua dari enam lapis pintu yang ada tidak bermasalah. "Air masuk pada pembersihan pintu ketiga, saat mau ditutup malah macet akibat endapan lumpur," ujar dia.

    Akibat kejadian ini, Camat Penjaringan Syahril Suwarno dan Lurah Pluit Sugiharjo Timbo langsung meninjau lokasi. "Kami sudah cek dan langsung berkoordinasi dengan PLTU," kata Sugiharto.

    Kini, ia melanjutkan, pompa yang berada di areal PLTU juga sudah berfungsi. Sehingga air rembesan dari pintu air tanggul mulai menurun.


    WAHYUDIN FAHMI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.