Calon dari Daerah Serbu DKI Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Walikota dan Wakil walikota Solo periode 2010-2015, Joko Widodo (kanan) dan Hadi Rudyatmo, mendapat ucapan selamat dari ribuan pendukungnya di Taman Monumen 45 Banjarsari, Solo, Senin (26/4). PTempo/Andry Prasetyo

    Calon Walikota dan Wakil walikota Solo periode 2010-2015, Joko Widodo (kanan) dan Hadi Rudyatmo, mendapat ucapan selamat dari ribuan pendukungnya di Taman Monumen 45 Banjarsari, Solo, Senin (26/4). PTempo/Andry Prasetyo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono menyatakan siap maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Kemarin pagi, Bambang mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan calon Gubernur Jakarta ke Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta di Jalan Raya Tebet Nomor 46, Jakarta.

    Bekas Wali Kota Surabaya ini datang mengenakan batik merah dengan ditemani istrinya, Dyah Katarina, serta beberapa pengurus DPD Jawa Timur. "Saya hanya mengikuti perintah partai. Sebagai kader, saya harus siap ditempatkan di mana saja," kata Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur ini.

    Pria kelahiran Pacitan, Jawa Timur, 50 tahun silam itu mengatakan, jika partai secara resmi mengusungnya, ia berjanji akan membenahi transportasi massal. "Pembangunan mass rapid transit harus cepat dilaksanakan," ujar Bambang, yang sudah mendekati beberapa kelompok masyarakat dan komunitas di Ibu Kota.

    Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jakarta Pantas Nainggolan menyatakan sudah 18 orang yang mengambil formulir penjaringan calon gubernur di lingkup internal PDIP. "Ada sepuluh orang dari kader partai dan delapan orang dari eksternal partai," katanya. Namun baru dua yang mengembalikan, yakni Bambang dan Hasnaini, calon independen.

    Nama lain yang juga disebut-sebut bakal maju adalah Wali Kota Solo Joko Widodo. Kepada Tempo, ia menyatakan kesiapannya sebagai calon Gubernur DKI periode mendatang. "Jika ada komitmen yang kuat, masalah banjir dan macet Jakarta rampung dalam lima tahun," kata Jokowi--sapaan akrabnya--lewat sambungan telepon kemarin sore.

    Namun alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada itu mengaku belum mengembalikan formulir penjaringan calon gubernur ke DPD PDIP Jakarta. Menurut dia, memimpin suatu daerah pada prinsipnya sama saja, yakni harus didahului dengan membuat pemetaan masalah yang akan dikonversi menjadi program kerja. "Survei juga apa saja keinginan masyarakat. Itu penting," katanya.

    Sementara itu, Gubernur Palembang Alex Nurdin, yang disebut-sebut juga berminat bergeser ke Jakarta, membantah isu tersebut. "Siapa yang bilang? Saya justru tidak tahu. Sampai saat ini belum terpikirkan," katanya. Ia mengaku sedang berfokus pada penyelenggaraan SEA Games.

    ADITYA BUDIMAN | HERU TRIYONO | PARLIZA | MARTHA W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.