Polisi Tetapkan 3 Tersangka Penyerangan di RSPAD  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus penyerangan di Rumah Duka Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Hengky Haryadi, mengatakan dari tujuh orang yang diamankan, tiga orang telah mengaku.

    "Sisanya masih dimintai keterangan. Ini saja sudah makan 10 jam," kata Hengky, Kamis, 23 Februari 2012. "Kami menangkap 7 orang tersebut pada pukul 06.00 WIB pagi.”

    Hengky belum memberikan nama mereka yang diamankan dan ditetapkan tersangka karena sedang dalam proses pengembangan. Hengky pun tidak menyebut tempat penangkapan.

    Pada saat penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa baju yang dipenuhi oleh bercak darah. Menurut Hengky, hasil lab tes DNA tersebut akan keluar Jumat, 24 Februari 2012. Hasil tes DNA ini akan digunakan untuk memastikan apakah ada kesamaan dengan darah korban.

    Sebelumnya dua orang meninggal dalam penyerangan di Rumah Duka RSPAD yaitu Ricky Tutu Boy dan Stanley AY Wenno. Penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sekelompok orang datang menggunakan taksi kemudian menyambangi rumah duka, tempat jenazah Bobby disemayamkan. Orang-orang tersebut kemudian membacok sekumpulan orang yang sudah disasar sebelumnya.

    SYAILENDRA

    Berita lain:
    Korban Bentrokan di RSPAD Tewas dengan Luka Tebas
    Begini Kronologi Bentrokan RSPAD
    Bentrokan RSPAD, Ada Perempuan Ikut Menyerang
    Korban Bentrok RSPAD Asal Papua

    Dua Tewas dalam Perkelahian di Rumah Duka RSPAD
    Penyerang di RSPAD Diduga Kenal dengan Korban
    Ada 'Order' Pembunuhan Direktur Power Steel?
    John Kei Peringati Rabu Abu di Rumah Sakit
    Polisi: Ada Belasan Catatan Kriminal John Kei


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.