Anak Hatta Rajasa Dirawat di RS Pertamina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wartawan mengambil gambar mobil BMW X5 yang dikemudikan Muhammad Rasyid Amrullah di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, (2/1). TEMPO/Tony Hartawan

    Wartawan mengambil gambar mobil BMW X5 yang dikemudikan Muhammad Rasyid Amrullah di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, (2/1). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Teka-teki keberadaan Muhammad Rasyid Amirulloh, anak bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa muncul usai kecelakaan mobil BMW yang ditumpanginya di tol Jagorawi. Hatta mengatakan Rasyid mengalami mag akut saat kecelakaan.  Tapi dimana dia dirawat?

    Rasyid dirawat di RS Pusat Pertamina. Humas RS Pusat Pertamina, Yulita, membenarkannya. "Iya benar dirawat di Rumah Sakit Pertamina," katanya, Rabu, 2 Januari 2013.

    Rasyid masuk sejak Selasa 1 Januari malam. Tempo yang mencoba naik ke lantai lima sempat dihalang-halangi oleh petugas. Dia melarang orang yang masuk tanpa izin keluarga. Petugas itu tidak mau berkomentar soal siapa yang dirawat di ruang tersebut.

    Adapun staf informasi RS Pusat Pertamina membantah kabar Rasyid Rajasa dirawat di sana. Menurutnya tidak nama Rasyid dalam daftar pasien sejak kemarin. "Tidak ada anaknya Hatta Rajasa. Ada satu namanya Rasyid, tapi itu nyonya (perempuan)," kata petugas wanita yang menolak disebut namanya, Rabu, 2 Januari 2013.

    Beredar kabar Rasyid dirawat di RS Pusat Pertamina. Ia disebut dirawat di President Suite rumah sakit di bilangan Jakarta Selatan itu. Rasyid adalah putra bungsu Hatta Rajasa. Ia menjadi tersangka setelah BMW yang ditungganginya menyeruduk mobil dari belakang di tol Jagorawi. Dua orang tewas dan tiga lainnya terluka.

    M. ANDI PERDANA | SYAILENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.