Pemerkosa RI Idap Penyakit Kelamin?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerabat RI (11 tahun) terduga korban perkosaan, menunjukkan foto RI saat ditemui di Kampung Rawa Bebek RT 02/ RW 01, Jakarta Timur, Senin (7/1). ANTARA/Dhoni Setiawan

    Kerabat RI (11 tahun) terduga korban perkosaan, menunjukkan foto RI saat ditemui di Kampung Rawa Bebek RT 02/ RW 01, Jakarta Timur, Senin (7/1). ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Kepolisian Nasional Muhammad Nasser menduga pelaku pemerkosaan atas RI, 11 tahun, memiliki penyakit kelamin. "Infeksinya bisa jadi disebabkan yang punya penyakit kelamin," ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 10 Januari 2013.

    Inilah yang menyebabkan kondisi kesehatan RI memburuk setelah diduga diperkosa. RI yang mengalami sakit sejak tiga bulan lalu, pada 29 Desember 2012 dirawat di RSUP Persahabatan. Seminggu kemudian ia tewas dengan vonis radang otak. Dalam proses perawatan tersebut, dokter menemukan fakta bahwa RI mengalami tindak kekerasan seksual.

    Menurut Nasser, ada penyakit kelamin yang bisa membuat lawan seksualnya ikut terluka hingga menyebabkan pembengkakan pada alat kemaluan. Ini dikuatkan dengan hasil temuan pihak dokter RSUP Persahabatan.

    Polisi hingga saat ini masih intensif melakukan penyelidikan. Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi sudah meminta hasil otopsi jenazah dari RS Cipto Mangunkusumo. Namun hingga saat ini, polisi masih tertutup rapat terhadap pengembangan penyelidikan tersebut.

    Saat ini polisi telah memeriksa 17 saksi terkait kasus ini, termasuk keluarga dan tetangga. Dalam beberapa hari terakhir, nama-nama saksi yang diperiksa menyusut menjadi beberapa orang saja.

    M. ANDI PERDANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.