Penolakan terhadap Hotel Amaroossa Makin Meluas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tugu Kujang, Bogor. TEMPI/Arie Basuki

    Tugu Kujang, Bogor. TEMPI/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Bogor - Penolakan atas Hotel Amaroossa yang sedang dibangun di seberang Tugu Kujang, Bogor, meluas. Selain aksi langsung turun ke jalan seperti yang terjadi Kamis lalu, Ketua Koalisi Masyarakat Tugu Kujang, Ki Wahyu, menyatakan, penolakan juga disampaikan lewat pesan pendek.

    “Setiap hari lebih dari 100 SMS dan telepon saya terima berisi dukungan atas perjuangan menghentikan pembangunan Hotel Amaroosa yang tingginya melebihi Tugu Kujang itu,” katanya, Jumat, 12 April 2013.

    Pembangunan hotel yang rencananya setinggi 14 lantai itu dianggap menghilangkan wibawa tugu yang menjadi kebanggaan warga Bogor. Tinggi Tugu Kujang hanya 25 meter. Persetujuan atas penilaian itu diberikan bukan hanya dari warga, mahasiswa, dan elemen budayawan Kota Bogor, tapi juga muncul dari berbagai elemen dan lembaga serta organisasi pemerhati budaya dari luar Kota Bogor.

    “Banyak pemerhati dan pencinta budaya dari Sukabumi, Cianjur, Banten, Bandung, dan Tasikmalaya menyatakan menolak pembangunan hotel yang merusak keindahan Tugu Kujang,” kata pria yang juga menjadi empu (pembuat) senjata kujang ini.

    Sebelumnya, Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor Bambang Dwi Wahyono juga meminta Wali Kota Bogor menyelesaikan permasalahan ini. “Saya pribadi dan sebagai warga Bogor menolak pembangunan hotel ini karena tidak pantas dan menghalangi simbol Kota Bogor, yaitu Gunung Salak dan Tugu Kujang," kata dia.

    Adapun Asisten Tata Praja Pemerintah Kota Bogor Ade Syarif mengatakan, pihak Hotel Amaroossa sudah menempuh proses panjang pengurusan izin mendirikan bangunan. Termasuk izin ketinggian bangunan dari pengelola Lapangan Udara Atang Sanjaya.

    “Kami harus mencari solusi yang tepat agar masalah ini tidak merugikan semua pihak, baik dari masyarakat, pemilik hotel, Pemerintah Kota Bogor, dan bangunan Tugu Kujang,” katanya. (Baca: Tugu Kujang, Tempat Favorit Menunggu Pergantian Tahun)

    M SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.