Jakarta Selatan Punya Rumah Potong Unggas Modern

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ayam potong. ANTARA/Agus Bebeng

    Ilustrasi ayam potong. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Jakarta-Tahun depan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dipastikan memiliki rumah potong unggas baru yang modern. “Pemotongan (unggas) dengan mesin,” kata Kepala Suku Dinas Kelautan dan Perikanan Jakarta Selatan, Agung Priambodo, Selasa 20 Agustus 2013.

    Rumah potong itu kini sedang dalam tahap penyelesaian. Proses penyiapannya sudah dimulai sejak tahun lalu dan berlokasi di belakang Lokasi Binaan pedagang kaki lima pasar tersebut.

    Selain pemotongan yang tidak lagi manual dengan tangan, rumah potong juga akan dilengkapi ruang periksa daging, kandang penampungan, ruang pemeriksaan unggas, dan kantin. “Sekarang ini kami masih memperbaiki saluran air dan instalasi pengolahan air limbahnya,” kata Agung.

    Sejatinya rumah potong itu nanti menampung relokasi penjual ayam potong yang selama ini banyak tersebar di rumah-rumah penduduk sekitar Pasar Minggu dan Jagakarsa. Rumah potong baru seluas 1.171 meter persegi ini sanggup menampung pemotong hingga 10 ribu ekor unggas per hari. Biayanya, sudah ditaksir Rp. 25 per ekor.

    Yatmi, pedagang ayam di Pasar Minggu, mengatakan kalau dia biasa memotong unggas di sebuah kandang ayam di Gang Kancil, Pasar Minggu. Biaya potong Rp. 20 ribu per kilogram untuk jenis ayam negeri. "Kalau biaya potongnya murah, saya mau pindah ke rumah potong," kata dia.

    ATMI PERTIWI


    Terpopuler

    Lulung: Ahok Bukan Negarawan 
    Tes Keperawanan Siswa SMA di Prabumulih Diprotes

    Rudi Rubiandini Diduga Bagian Jejaring Makelar

    PKL Patuhi Jokowi karena Sama-sama Jawa 

    Pidato SBY Dinilai 'Menjerumuskan' IHSG  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.