Pertamina Rawat Korban Kereta Terbakar di Bintaro

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan warung di pinggir lintasan kereta api yang tersambar api dari kecelakaan commuter line Serpong-Tanah Abang di perlintasan Bintaro, Jakarta (9/12). TEMPO/Subekti.

    Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan warung di pinggir lintasan kereta api yang tersambar api dari kecelakaan commuter line Serpong-Tanah Abang di perlintasan Bintaro, Jakarta (9/12). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak tiga korban dengan luka bakar dari kecelakaan kereta komuter di Bintaro, Jakarta Selatan, dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, Senin, 9 Desember 2013. "Ya, setahu saya tiga orang, perempuan," ujar resepsionis di RS Pusat Pertamina yang menolak disebut namanya kepada Tempo, Senin, 9 Desember 2013.

    Ketiganya disebutkan mengalami luka bakar di bagian wajah, bahu, dan tangan. Namun ia tak mau memberikan konfirmasi lebih jauh seberapa parah luka tersebut. Yang jelas, kini ketiganya telah mendapatkan perawatan intensif di ruang gawat darurat RS Pusat Pertamina. "Tadi datangnya hampir bareng," ujarnya.

    Kecelakaan melibatkan kereta komuter jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk pengangkut bahan bakar minyak. Truk diduga menerobos palang perlintasan dan terjebak di tengah perlintasan sebelum akhirnya tertabrak.

    Kecelakaan tak terhindarkan. Truk langsung terbakar beserta dua gerbong kereta yang juga anjlok. Dilaporkan, sejauh ini satu korban tewas, yakni masinis kereta.

    PT Pertamina melalui juru bicaranya, Ali Mundakir, menyatakan siap membantu proses perawatan korban kecelakaan tersebut. "Kami siap membantu biaya pengobatan dan menyiapkan RSPP bagi korban yang perlu dirujuk lebih lanjut," ujarnya.

    M. ANDI PERDANA

    Terpopuler
    Artijo, Hakim 'Killer' di Mata Koruptor 
    Kerusuhan Pecah di Little India Singapura 
    Ini Koleksi Vila Para Jenderal di Citamiang
    Ini yang Membuat Mandela Kagum pada Fidel Castro

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.