Lampu di Jalur Pintu Belakang Bandara Belum Semua Terpasang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian berjaga saat akan dilakukan penutupan pintu masuk M1 Bandara Soekarno -  Hatta, Tangerang, Banten (26/12). Diluar jam penutupan, kendaraan masih dapat melintasi pintu M1. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Petugas kepolisian berjaga saat akan dilakukan penutupan pintu masuk M1 Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten (26/12). Diluar jam penutupan, kendaraan masih dapat melintasi pintu M1. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Kepala Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar C.H. Pattopoi mengakui rute pengalihan arus kendaraan ke Bandara Soekarno-Hatta setelah ditutupnya pintu belakang bandara atau pintu M1 masih memiliki banyak kekurangan. "Salah satunya, belum terpasangnya lampu penerangan di rute itu," ujarnya kepada Tempo, Ahad, 5 Januari 2014.

    Menurut Kapolres, dari 350 lampu penerangan yang seharusnya dipasang di Jalan Parameter Utara dan Jalan Paramater Selatan, hingga saat ini baru 70 lampu yang terpasang." Lampu penerangan ditargetkan selesai 20 Januari mendatang," kata Pattopoi.

    Pattopoi mengatakan belum terpasangnya semua lampu penerangan jalan itulah yang menjadi salah satu alasan waktu pengalihan kendaraan yang melalui pintu M1 diubah dari pukul 9.00-11.00 dan pukul 14.00-16.00 menjadi pukul 7.00-18.00 mulai besok, 6 Januari 2013." Pertimbangannya, jalan alternatif menuju bandara itu belum ada penerangan jadi belum bisa sepenuhnya digunakan pada malam hari," katanya. (Baca : Perubahan Waktu Pengalihan Pintu M1 Bandara)

    Selain itu, kata Pattopoi, rambu lalu lintas dan marka jalan juga belum sepenuhnya selesai dipasang sehingga masih membingungkan pengendara. "Soal masalah ini sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Perhubungan (Kota Tangerang) dan pengelola bandara, tapi berdasarkan hasil rapat koordinasi kemarin, pemasangan rambu ditargetkan selesai 8 Januari mendatang," kata Kapolres.

    Senior General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi, menambahkan, perubahan waktu pengalihan tersebut didasari rapat evaluasi bersama antara Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Jakarta, Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Polsek Benda, Polsek Neglasari, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, dan PT Angkasa Pura II.

    Bram mengatakan masyarakat yang datang dari Tangerang menuju Bandara Soekarno-Hatta dan sebaliknya pada jam pengalihan yang telah ditentukan harus melalui Jalan Perimeter Utara dan Perimeter Selatan.

    Menurut Bram, pengalihan lalu lintas di kawasan Bandara Soekarno-Hatta sudah dilakukan sejak 26 Desember 2013. Lalu lintas dialihkan pada pukul 09.00-11.00 WIB dan 14.00-16.00 WIB. Bram melanjutkan, berdasarkan evaluasi, diketahui bahwa masyarakat sudah mulai mengenal rute melalui Jalan Perimeter Utara dan Perimeter Selatan. Karena itu, mulai Senin mendatang pengalihan dilakukan pukul 07.00-18.00 WIB.

    Bram menuturkan perubahan waktu pengalihan itu merupakan bagian dari sosialisasi sebelum pintu M1 ditutup permanen dalam kaitan dengan pengembangan Bandara Soekarno-Hatta, di antaranya pelebaran jalan dan pembangunan jalur kereta rel listrik serta stasiun kereta.

    Jalan Perimeter Utara dan Perimeter Selatan yang dibangun oleh PT Angkasa Pura II ini masuk dalam kategori restricted public area (RPA) sehingga jalur ini tidak bisa dilalui oleh bus dan truk.

    JONIANSYAH

    Berita Terpopuler

    Ahok Ogah Jadi Lawan Jokowi di Kampanye Pilkada
    Ormas Islam Ikuti Pemakaman Teroris Ciputat
    Golkar Restui Rano Karno Gantikan Atut
    Ahok Kunjungi Lagi Politikus PDIP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.