Tertawa, Ahok: Pekerjaan Termudah Itu Pengamat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok menggendong Butet Kartaredjasa di kantor Ahok. Dok. Butet

    Ahok menggendong Butet Kartaredjasa di kantor Ahok. Dok. Butet

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mulai gerah kepada para pengamat. Ia menilai mereka tak konsisten atau terkadang tak jelas dalam memberi pandangan soal masalah di Jakarta. Ia mengungkapkan kegerahannya dengan menyindir mereka.

    "Pekerjaan paling mudah itu memang jadi pengamat atau dosen," kata Ahok sambil tertawa di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2014.

    Ahok mengatakan pengamat adalah pekerjaan yang paling mudah karena tak perlu berpraktek, pengamat bisa langsung memberi komentar terhadap suatu hal. Dia mencontohkan, pengamat bisnis tidak perlu berbisnis untuk bisa mengomentari praktisi bisnis.

    Ahok kemudian menantang pengamat untuk bisa konsisten dalam memberi pandangan soal masalah-masalah di Jakarta. Ia tidak ingin pengamat berganti pandangan ketika situasi dan kondisi berubah.

    "Konsisten dan jelas, dong. Kalau protes soal A, ya, protes soal A saja. Jangan pas saya ganti mengikuti saran mereka kemudian diprotes juga. Maunya apa kalau kayak gitu coba," ujar Ahok.

    Ahok menyarankan pengamat yang masih suka asal-asalan dalam memberi pandangan untuk mencalonkan diri dalam pilkada DKI Jakarta selanjutnya. "Tantang saya di pilkada 2017," ujar Ahok tegas.

    ISTMAN MP

    Berita Terpopuler
    Bupati Bogor: Pak Jokowi, Tak Selalu Uang dan Uang 
    Soal Banjir Jakarta, Ini 3 Janji Bupati Bogor kepada Jokowi
    Jokowi dan Bupati Bogor Kompak, Ini Hasilnya  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.