ERP Belum Juga Diterapkan, Begini Penjelasan Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama  (Ahok). TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan proses penerapan Electronic Road Pricing (ERP) masih menunggu kesiapan investor. Menurut dia, pihaknya sudah melibatkan beberapa perusahaan, salah satunya adalah Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Komunikasi (Jakom).

    "Kapan lagi diurus. Ini tergantung si investor itu," kata Ahok, di Balai Kota, Jumat, 14 Februari 2014. "Karena kami juga melibatkan beberapa investor lainnya."

    Ahok mengatakan, karena penerapan ERP ini tidak masuk dalam anggaran pemerintah provinsi, maka dia menyarankan kepada investor segera melakukan uji coba pemasangan. "Uji coba tanpa kami bayar," ujar Ahok.

    Jika pada uji coba itu terbukti bagus, maka investor mengajukan dapat tender ke Deputi Perdagangan dan Transportasi DKI Jakarta. "Kami mintanya open source, karena siapapun yang menang kami ingin sistemnya sama seperti negara-negara lain."

    Ahok menjanjikan penerapan ERP dapat berjalan pada tahun ini. Adapun dia tidak memastikan kapan waktu pelaksanaannya. "Yang pasti tidak mungkin dilakukan pada bulan April, karena untuk menarik dana kami masih harus menyiapkan Perda," kata dia.(Baca: Ahok Pesimistis Sistem ERP Tepat Waktu)

    REZA ADITYA


    Berita Lain
    Dewi Perssik 'Mengamuk' Tolak Masuk Mobil Tahanan 

    Pulang dari Amerika, Bupati Bekasi Didesak Mundur 

    Bersepeda, Jokowi Mampir ke Tanah Abang 

    Deep Tunnel Diperpanjang Hingga ke Pasar Minggu




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.