Bekasi Akuisisi Sebagian Aset PDAM Tirta Bhagasasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).TEMPO/Imam Sukamto

    Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO , Bekasi -- Pemerintah Kota Bekasi akan mengakuisisi sebagian aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi, dan selanjutnya dialihkan ke PDAM Tirta Patriot. Aset paling besar adalah pelanggan air mencapai 90 ribu dari total 180 ribu pelanggan.

    Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan, proses akuisisi akan dilakukan secara bertahap dimulai tahun ini. "Pelan-pelan hingga semuanya masuk sebagai pelanggan PDAM Tirta Patriot," kata Rahmat, kepada wartawan seusai melantik Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Tb. Hendy Irawan untuk periode 2014-2018, Kamis 13 Maret 2014.

    PDAM Tirta Bhagasasi merupakan perusahaan air minum dari hasil kongsi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi. Prosentase investasinya 65 persen Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan 45 persen Kota Bekasi.

    Rahmat Effendi menjelaskan, setelah Kota Bekasi mendirikan PDAM Tirta Patriot pada 2002 lalu, kepala daerah saat itu Nonon Santono, telah mengamanatkan agar aset milik Kota Bekasi PDAM Tirta Bhagasasi dialihkan ke Tirta Patriot. "Jika pelanggan Tirta Bhagasasi yang ada di wilayah Kota Bekasi itu dialihkan ke Tirta Patriot maka pelanggan kita besar," kata Rahmat.

    Rahmat Effendi mengistilahkan proses akuisisi ini sebagai 'pecah bandar' antara dua wilayah pemilik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Asetnya ditarik ke Kabupaten Bekasi, pelanggannya ke Kota Bekasi," kata Rahmat.

    Namun rencana akuisisi tersebut, menurut Rahmat, harus mendapat persetujuan dari DPRD dan masyarakat Kota Bekasi. Sebab, perusahaan air PDAM Tirta Patriot harus mengutamakan fungsi sosial yakni pelanan kepada masyarakat.

    Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Hendy Irawan, menjelaskan potensi pelanggan yang masuk cakupan wilayah pelayanan Bhagasasi di Kota Bekasi memang cukup besar. "Akan diakuisisi pelan-pelan," katanya. (Baca juga: Banjir, Pasokan Air Baku ke Jakarta Berkurang)

    HAMLUDDIN



    Berita Lainnya:
    Istri Bunuh Anak Sendiri, Suami Memaafkan
    Agar Cemburu Tak Berujung Kasus Ade Sara
    Enam Kontrak Pasokan Gas Diteken
    Dengar Tangis Bayi, Gajah India Berhenti Mengamuk
    Gudang Arkeologi Suriah Dijarah Pemberontak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.