ERP Sebaiknya Diterapkan Juga bagi Sepeda Motor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara sepeda motor terjebak kemacetan di Jalan Mampang, Jakarta, (21/02).Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah pengendara sepeda motor terjebak kemacetan di Jalan Mampang, Jakarta, (21/02).Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat transportasi dari Universitas Indonesia, Ellen Tangkudung, mengatakan seharusnya kebijakan electronic road pricing (ERP) dapat diterapkan juga bagi sepeda motor. Hal ini, kata dia, dapat makin mengefektifkan kebijakan tersebut.

    "Harusnya berlaku juga untuk motor," kata Ellen kepada Tempo, Kamis, 20 Maret 2014. Jika tidak, menurut dia, pengguna kendaraan pribadi roda empat justru dapat beralih menggunakan sepeda motor. (baca: Kebijakan ERP Tak Langsung Kurangi Kemacetan)

    Dengan penerapan kebijakan ini, setiap kendaraan harus membayar jika melewati jalan yang menerapkan ERP. Sistem pembayaran ditentukan oleh alat yang dipasang dalam setiap kendaraan. Dengan demikian, diharapkan para pengguna kendaraan pribadi beralih memanfaatkan angkutan umum sehingga dapat mengurangi kemacetan.

    Pemprov DKI memutuskan kebijakan ini akan diterapkan pada kendaraan roda empat yang melewati jalur ERP. Tepatnya, diterapkan di jalur cepat. Selain persoalan tersebut, Ellen pun mengatakan agar kebijakan ini bisa diikuti oleh penyediaan alternatif angkutan umum. Hal ini penting agar masyarakat yang beralih dapat terangkut.



    NINIS CHAIRUNNISA


    Baca juga:
    Bukti-bukti Brigadir Susanto Habisi AKBP Pamudji  
    Buntut Rusuh Mimika, Pendeta Tewas Ditembak  
    Australia Temukan Obyek Diduga MH370


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.