'Jangan Pisahkan Jokowi-Ahok' Ramai di YouTube  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) berbincang sebelum melakukan blusukan di Balai Kota, Jakarta (27/2). Jokowi mengajak Ahok ikut blusukan di sejumlah wilayah di DKI Jakarta untuk pengecekan, kontrol dan pengawasan langsung terhadap jalannya pembangunan ibu kota. ANTARA/Zabur Karuru

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) berbincang sebelum melakukan blusukan di Balai Kota, Jakarta (27/2). Jokowi mengajak Ahok ikut blusukan di sejumlah wilayah di DKI Jakarta untuk pengecekan, kontrol dan pengawasan langsung terhadap jalannya pembangunan ibu kota. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta -  Sebuah klip video lagu yang menyuarakan ketidaksetujuan atas pemisahan Jokowi dan Ahok beredar di YouTube. Video itu diunggah oleh pengguna bernama Arjuna Tanpa Panah pada Selasa, 1 April 2014.

    Lagu berdurasi 3 menit 45 detik itu berjudul Don't Change the Winning Team. Pembuat lagu itu meminta pasangan Jokowi dan Ahok tak dipisahkan.  (Baca: Beda Reaksi Jokowi dan Ahok Saat Hadapi Masalah)

    Video itu terdiri atas beberapa rekaman kegiatan Jokowi dan Ahok serta animasi. Rekaman Jokowi dan Ahok menampilkan kegiatan mereka dari berkampanye di Jakarta untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, pelantikan, hingga blusukan bersama. (Baca: Macam-macam Teror ke Jokowi)

    Tapi tiba-tiba ada sesosok raksasa berwarna merah yang memisahkan mereka berdua. Di bawah video itu tertulis keterangan video "tentang kekuatan jahat Setan Merah yang akan memisahkan keduanya." Sampai berita ini diturunkan, video itu sudah dilihat oleh 532 orang di situs YouTube.

    ANGGRITA DESYANI

    Berita Lainnya:


    Sering Marah-marah, Berapa Tensi Ahok?
    Kata Ahok Soal Sumbangan Rp 60 M Prabowo di Pilgub  
    Ini Caleg dan Capres Ideal Versi KPK  
    Macam-macam Teror ke Jokowi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.