Hujan Deras Sejak Sore, Katulampa Siaga II  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hujan yang terus mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung mengakibatkan status ketinggian air di pintu air Katulampa, Bogor, Jawa Barat, meningkat menjadi Siaga II (17/1).  Air pintu air Katulampa berada di ketinggian 160 sentimeter. Jika air terus meningkat hingga melebihi 200 cm, maka statusnya akan berubah menjadi Siaga I. TEMPO/Subekti.

    Hujan yang terus mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung mengakibatkan status ketinggian air di pintu air Katulampa, Bogor, Jawa Barat, meningkat menjadi Siaga II (17/1). Air pintu air Katulampa berada di ketinggian 160 sentimeter. Jika air terus meningkat hingga melebihi 200 cm, maka statusnya akan berubah menjadi Siaga I. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Hujan deras yang mengguyur hulu Sungai Ciliwung di kawasan Puncak, Bogor, sejak sore tadi membuat permukaan air di Bendung Katulampa meninggi. Sekitar pukul 19.00, permukaan air mencapai 150 sentimeter.

    "Kini dalam status siaga II," kata Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam, 19 November 2014.

    Menjelang magrib, tinggi permukaan air Bendung Katulampa memang terus naik. Pada pukul 18.00, tinggi permukaan air masih tercatat 80 cm. Namun, lima menit berselang, menurut Sutopo, tinggi permukaan air sudah mencapai 130 cm. Status bendungan pun ditingkatkan menjadi siaga III.

    Akibat tingginya permukaan bendungan, Sutopo menambahkan, beberapa daerah di bantaran Kali Ciliwung akan terendam. Seperti Kelurahan Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

    ARIE FIRDAUS

    Baca juga:
    Ahok: Warga Jakarta Tinggal di dalam Sungai 
    Ahok Blusukan Cek Kesiapan Jakarta Hadapi Banjir 
    Ribuan Rumah di Riau Terendam Banjir 
    Blusukan, Menteri Basuki Cek Persiapan Banjir
    Banjir, Jalur Lintas Barat Sumatera Terputus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.