868 CCTV Amankan Natal dan Tahun Baru di Bandara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang memenuhi Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu, 20 Desember 2014. Lonjakan penumpang pada libur akhir tahun sudah mulai terjadi dan diperkirakan akan berakhir pada awal Januari 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Penumpang memenuhi Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu, 20 Desember 2014. Lonjakan penumpang pada libur akhir tahun sudah mulai terjadi dan diperkirakan akan berakhir pada awal Januari 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Tangerang - Sebanyak 868 kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV) dioperasikan untuk mengamankan Natal dan tahun baru di Bandara Soekarno-Hatta.

    "Kamera pengintai ditempatkan di terminal, akses kontrol, jalan perimeter, operasi penertiban gangguan keamanan, dan pengaturan lalu lintas," ujar Manajer Humas dan Protokol Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan, Senin, 22 Desember 2014. (Baca: Untuk Natal, Polda Jakarta Kerahkan 3.943 Personel)

    Menurut Yudis, CCTV akan membantu kinerja ratusan petugas keamanan dari Avition Security, pasukan khusus TNI Angkatan Udara "Garnisum", Polisi Militer, dan Polres Bandara Soetta. "Pengamanan ini untuk memastikan keamanan dan kelancaran kawasan Soekarno-Hatta, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2015," kata Yudis. (Baca: Natal, Polisi Jaga 121 Gereja di Bekasi)

    Selain CCTV, pengelola Bandara Soetta juga menyiapkan fasilitas pengamanan seperti X-ray dengan walk thorough metal derector serta hand held metal detector. "Fasilitas ini dikendalikan langsung oleh teknisi Bandara," ujarnya. (Baca: Natal, Banser NTT Siapkan 200 Orang Jaga Gereja)

    PT Angkasa Pura II, tutur Yudis, telah berkoordinasi dengan Polres Bandara untuk memperketat pemeriksaan tiket dan boarding pass serta barang bawaan penumpang. "Tak ada tiket dan id pass, tidak bisa masuk Bandara, dan barang yang membahayakan penerbangan akan kami amankan," katanya. (Baca juga: Isu Bom Natal, Adik Amrozi Keliling Gereja)

    Pada libur Natal dan tahun baru kali ini, Yudis memprediksi jumlah penumpang meningkat 4 persen dengan masa puncak pada 24 Desember 2014.

    JONIANSYAH

    Topik terhangat:
    KSAL Baru | Lumpur Lapindo | Perayaan Natal | Susi Pudjiastuti | Kasus Munir

    Berita terpopuler lainnya:
    'Kalau Lapindo Salah, Kamu Pikir Jokowi Mau' 
    10 Penemuan Ilmiah Paling Menghebohkan 2014
    Faisal Basri: Premium Lebih Mahal dari Pertamax


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.