Djarot, Masih Blusukan Pakai Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melintas banjir warga membawa bungkusan pakaian menuju tempat yang dangkal saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014. Sebelumnya Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat sempat mengunjungi wilayah Kampung Pulo minggu, 21 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    Melintas banjir warga membawa bungkusan pakaian menuju tempat yang dangkal saat banjir melanda pemukiman di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin 22 Desember 2014. Sebelumnya Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat sempat mengunjungi wilayah Kampung Pulo minggu, 21 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat sempat ngotot untuk melelang mobil Lexus yang disediakan oleh pemerintah provinsi sebagai kendaraan dinas. Ia ingin blusukan dengan mengendarai motor tetapi semalam, ia masih blusukan dengan mengendarai mobil.

    "Nggak (naik motor), nanti masuk angin," kata Djarot, Selasa 23 Desember 2014.(Baca : Tolak Mobil Dinas Baru, Djarot Justru Minta Motor)

    Semalam, orang nomor dua di Ibu Kota ini mengaku blusukan ke Jalan Tambak, Manggarai. "Sampai jam 10 malam," kata dia. Namun, ia tak menjelaskan maksud dan tujuan blusukan semalam. Ia hanya menjawab singkat, "Ke kampung saja," saat ditanya perihal tujuan blusukan.

    Dari hasil berbincang-bincang itu, kata dia, warga memberi respons positif. Ia enggan menceritakan topik diskusi dengan warga tersebut. "Nanti saja dilihat, nanti belum-belum sudah rame," kata dia.

    Sebelumnya, Djarot meminta dibelikan motor untuk ke lapangan. Ia menginginkan sepeda motor itu untuk digunakan saat ia dan timnya meninjau lokasi-lokasi tertentu. "Kalau saya ke sana, motor sudah di sana, baru aku turun," ujar dia kemarin.

    DINI PRAMITA

    Berita Terpopuler
    Lulung Cs Dapat Mobil Mewah 
    Pagi Ini, Jakarta Terima Banjir Kiriman Lagi
    Penyebab Ahok Dituding Tak Senang Orang Miskin
    Natal, Ahok Mudik ke Belitung Timur  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.