Djarot Ingin Pasar Jadi Pusat Pengolahan Kompos  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menyapa burung peliharaannya kicauan usai bersilaturahmi dengan wartawan di rumah dinasnya di jalan Besakih, Jakarta, 25 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat menyapa burung peliharaannya kicauan usai bersilaturahmi dengan wartawan di rumah dinasnya di jalan Besakih, Jakarta, 25 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ingin pasar tradisional menjadi pusat pengolahan pupuk kompos. Pasalnya, menurut Djarot, pasar tradisional selama ini adalah sumber sampah organik.

    "Di pasar Kramat Jati, kan, luar biasa. 80 persen adalah sampah organik," kata Djarot, seusai pertemuan dengan Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Selasa, 30 Desember 2014.

    Andai rencana ini berhasil, Djarot menambahkan, banyak hal positif yang akan diperoleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain buangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang di Bekasi berkurang, pupuk hasil olahan bisa dimanfaatkan. "Pupuk hasil olahan bisa untuk Dinas Pertamanan dan didistribusikan kepada masyarakat," kata Djarot.

    Djarot belum bisa memerinci kapan rencana ini akan direalisasikan. Namun yang pasti, kata dia, rencana ini menjadi salah satu rencana Pemerintah DKI Jakarta untuk mengurangi jumlah sampah di Ibu Kota. Selain rencana ini, pemerintah terus memperkuat peraturan soal larangan pembuangan sampah.

    Ia sendiri optimistis peraturan ini bakal berjalan lancar, meski beberapa pihak pesimistis soal teknis pengawasan di lapangan. Pasalnya, sudah terdapat polisi-polisi sampah di lapangan. "Mereka sukarelawan dari warga," kata Djarot. "Mereka yang sweeping warganya sendiri. Kalau ketangkap, tinggal difoto."

    ARIE FIRDAUS

    Berita terpopuler:
    Percakapan Terakhir Pilot Air Asia dengan ATC
    Air Asia Hilang, Ahok: Laut Belitung Banyak Jin  
    Pesan Penumpang Air Asia: 'Goodbye Forever'  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.