Minuman Keras Oplosan Tewaskan 3 Warga Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolsek Lembang, AKP Oki Bagus (tengah), menunjukan Miras oplosan

    Kapolsek Lembang, AKP Oki Bagus (tengah), menunjukan Miras oplosan "Cherrybelle" dan miras oplosan lainnya yang diamankan petugas Polsek Lembang, Jawa Barat, 5 Desember 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bekasi - Sedikitnya tiga orang tewas setelah menenggak minuman keras oplosan di Kampung Rawa Aren, Jalan Pulau Jawa Raya, RT 03 RW 17, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Korban tewas selang sehari setelah pesta miras oplosan pada Kamis, 1 Januari 2015.

    Juru bicara Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo menyebutkan, korban teridentifikasi antara lain, Hermansyah alias Lebay, 39 tahun, Ki Bagus Suntara alias Asun (32), dan Yanto alias Dewa (39). "Korban selamat satu orang," kata Siswo, Sabtu, 3 Januari 2015. (Baca juga: Produsen Miras Oplosan di-Bekasi Digerebek)

    Siswo menjelaskan korban menenggak minuman keras oplosan jenis Brandy dicampur dengan minuman bersoda. Para korban lalu berpesta mulai Kamis sore hingga Jumat dinihari di sebuah pos ronda. "Minumnya cukup banyak," kata Siswo.

    Korban selamat, Sulistyo Adi Wibowo, mengatakan rekannya, Yanto, tewas terlebih dahulu pada Jumat, 2 Januari 2015, sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, Yanto mengeluh sakit. Keluarga membawa korban ke dokter tak jauh dari rumahnya di Aren Jaya. Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi.

    Sayang nyawa Yanto tak tertolong. Korban tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Adapun, rekan lainnya, Hermansyah alias Lebay, tewas empat jam kemudian atau pukul 18.00 WIB dan disusul oleh Ki Bagus tewas pada pukul 22.00 WIB. Kepolisian Sektor Bekasi Timur kini memeriksa intensif korban selamat.

    Berdasarkan catatan Tempo, minuman keras jenis Brandy yang ditenggak korban ialah oplosan alkohol 70 persen. Polisi pernah menggerebek produsennya di Perumahan Bumi Anggrek, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis, 11 Desember 2014, dan menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu MS dan AT.

    Hasil racikan tersangka dimasukkan ke dalam botol merek Brandy, minuman keras ternama. Setelah itu, tersangka memasang segel agar dianggap minuman tersebut asli. Tersangka mendistribusikan ke pengecer dan pelanggan pribadi. Diduga, para korban menenggak miras yang sudah diedarkan oleh tersangka MS.

    ADI WARSONO

    Berita lain:
    Bukti Air Asia QZ8501 Lalai Ini Bikin Jonan Kesal
    Rute Air Asia Surabaya ke Singapura Dibekukan
    Jenazah Korban Air Asia Ini Tak Disambut Kerabat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.