Firasat Adik Polisi Korban Tabrakan Maut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota kepolisian memeriksa mobil yang ringsek akibat kecelakaan beruntun di jalan Arteri, Pondok Indah, Jakarta di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2015. Kecelakaan maut yang melibatkan tiga mobil dan enam motor tersebut memakan 4 korban jiwa. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Seorang anggota kepolisian memeriksa mobil yang ringsek akibat kecelakaan beruntun di jalan Arteri, Pondok Indah, Jakarta di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2015. Kecelakaan maut yang melibatkan tiga mobil dan enam motor tersebut memakan 4 korban jiwa. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CODepok - Adik korban tabrakan di Jalan Arteri Pondok Indah, Imsar Lubis, mengaku dirinya merasakan firasat aneh pada hari kakaknya, Aiptu Batang Onang Lubis, mengalami musibah. Ia yang tinggal di Jagakarsa, Jakarta Selatan, merasa tidak bisa tidur pada malam Selasa. (Baca: Olah TKP Tabrakan Maut, Pondok Indah Macet Total)

    "Malam selasa, saya enggak bisa tidur, padahal saya orangnya gampang tidur," kata Imsar Lubis ketika ditemui di rumah korban di Pancoran Mas, Depok, Kamis, 22 Januari 2015. Ia mengaku, hingga Selasa pukul 02.00 WIB, dirinya tidak bisa tidur dan merasa lapar, meskipun telah makan malam sebelumnya. "Malam itu saya gelisah sendiri."

    Imsar yang merupakan anak kelima ini mengaku paling dekat dengan Batang Onang, anak ketiga. (Baca: Polisi Korban Tabrakan Maut Dibawa ke Sumatera)

    Ia dan Batang Onang kakak beradik dari sembilan bersaudara. Beberapa di antaranya tinggal di Jakarta, tapi hanya Batang Onang-lah kakak yang paling Imsar turuti.

    Aiptu Batang Onang adalah anggota kepolisian yang menjadi salah satu korban tewas dalam tabrakan di Jalan Arteri Pondok Indah, Selasa malam. Ia merupakan anggota Sabhara Polsek Metro Kebayoran Baru. Saat kejadian, Batang Onang sedang dalam perjalanan pulang setelah dinas.

    Saat ini, istri beserta anak-anak Batang Onang berada di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, untuk memakamkan korban di makam milik keluarga.

    MAYA NAWANGWULAN

    Terpopuler
    Rara Beberkan Kronologi Kencan Putra Deddy Mizwar
    Deddy Mizwar Dinilai Tak Bisa Didik Anak 
    Dua Sebab AirAsia Meroket Tiba-tiba Sebelum Jatuh
    Beginilah Cara Mereka Mengeroyok KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.