Polisi Tembak Dua Begal Lampung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    Ilustrasi begal motor. TEMPO/Gunawan Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Operasi Unit V Reserse Polda Metro Jaya terlibat baku tembak dengan komplotan begal di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Minggu, 19 April 2015.

    Dalam baku tembak itu, dua begal asal Lampung Timur tewas tertembak. ”Keduanya berinisial AS, 31 tahun, dan JW, 28 tahun,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Heru Pranoto, Minggu, 19 April 2015.

    Heru mengatakan dua begal yang tewas itu dibawa ke RS Polri. Heru menuturkan kejadian ini bermula ketika anggota Unit V Reserse Polda Metro Jaya tengah melakukan observasi di lapangan.

    Saat melintas di kawasan Cijantung, polisi mencurigai lima orang yang mengendarai empat sepeda motor. Petugas mengejar pengendara sepeda motor tersebut, tapi mereka malah melarikan diri dan melepaskan tembakan.

    Menurut Heru, AS menembak lebih dulu. Singkat cerita, persis di depan Graha Cijantung, sekitar pukul 15.00 WIB, polisi menembak dua orang dan mereka tewas di tempat.

    ”Tiga orang yang kabur masih kami kejar,” kata Heru. Barang bukti yang disita polisi adalah sepeda motor yang diduga curian dan senjata rakitan jenis revolver 9 milimeter.

    LINDA HAIRANI

    VIDEO TERKAIT:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.