Cara Asyik Buruh Karawang Peringati May Day  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bocah berdiri di antara ratusan massa dari Forum Serikat Buruh Kerakyatan yang melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Negara Grahadi, jalan Gubernur Suryo, Surabaya (28/10). Aksi buruh yang menjadi bagian dari aksi Nasional oleh Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB) ini menuntut pemerintah untuk menaikkan upah buruh hingga 50 persen dan menghapuskan sistem outsourcing. TEMPO/Fully Syafi

    Seorang bocah berdiri di antara ratusan massa dari Forum Serikat Buruh Kerakyatan yang melakukan aksi demontrasi di depan Gedung Negara Grahadi, jalan Gubernur Suryo, Surabaya (28/10). Aksi buruh yang menjadi bagian dari aksi Nasional oleh Konsolidasi Nasional Gerakan Buruh (KNGB) ini menuntut pemerintah untuk menaikkan upah buruh hingga 50 persen dan menghapuskan sistem outsourcing. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.COJakarta - Sekumpulan buruh tengah meriung di depan Tugu Monas, Jakarta Pusat. Di samping mereka, berjejer rapi 12 sepeda. 

    "Kami sedang istirahat sebentar," kata Enjang Kusmana, Jumat, 1 Mei 2015. Enjang bersama sebelas temannya adalah buruh yang merayakan May Day dengan cara yang asyik. 

    Laki-laki 38 tahun ini merayakan Hari Buruh dengan menggowes sepedanya dari Karawang, Jawa Barat, menuju Jakarta. "Kami ingin merayakannya dengan cara yang berbeda," ujarnya. 

    Jika buruh lain melakukan long march, Enjang memilih mengayuh pedal sepeda. "Kebetulan kami hobi bersepeda juga. Jadi sekalian," ucap buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia ini.

    Enjang bersama temannya berangkat dari Karawang kemarin malam sekitar pukul 21.00. Mereka bersepeda selama enam jam lebih dan baru tiba di Ibu Kota sekitar pukul 03.00 tadi. 

    Rencananya, dia akan mengagendakan gowes ke Jakarta setiap tahun pada Hari Buruh. Setelah dari Monas, dia dan temannya akan melanjutkan perjalanan ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Di sana, mereka akan merayakan Hari Buruh bersama buruh lain. 

    ERWAN HERMAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.