Polisi Tak Izinkan HTI Gelar Forum Internasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Besar NU Kota Bandung Tuntut Bubarkan HTI

    Keluarga Besar NU Kota Bandung Tuntut Bubarkan HTI

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya melarang acara International Khilafah Forum yang diselenggarakan Hizbut Tahrir Indonesia di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. "Mereka tidak mengajukan izin ke Polda, sehingga kami larang untuk melaksanakan kegiatan itu," kata Juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono saat dihubungi Tempo, Sabtu, 22 April 2017.

    Selain tak mengajukan izin, intelejen kepolisian melihat adanya kerawanan keamanan dalam acara itu. Menurut Argo, ada potensi bahwa acara itu akan menimbulkan konflik.

    Baca:
    Ricuh Tablig Akbar, Massa HTI dan Banser Ansor Bentrok di Makassar
    GP Anshor Bandung Sebut Hizbut Tahrir Hendak Mengganti Pancasila

    Meski belum tahu jumlah orang yang ikut dalam agenda itu, polisi ingin mencegah adanya provokasi yang bisa memecah belah. "Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan."

    Argo mengatakan larangan itu sudah disampaikan kepada pengurus HTI dan diterima dengan baik. "Sudah kami beri tahu, dan mereka tidak apa-apa," kata dia.

    Baca juga:
    Pemilihan Suara Ulang, Anies-Sandi Nonton Persija di Bekasi
    Polisi Pastikan Foto Dua Orang yang Viral Bukan Penganiaya Novel

    Sebelumnya beredar undangan di media sosial tentang acara International Khilafah Forum dengan tema 'Khilafah Kewajiban Syar'i Jalan Kebangkitan Umat'. Acara itu akan digelar pada Ahad, pukul 19.30-23.00 di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan.

    Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari HTI. Tempo telah berusaha menghubungi juru bicara HTI namun belum mendapat mendapat jawaban.


    MAYA AYU PUSPITASARI


  • HTI
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Diduga Ada Enam Perkara Di Balik Teror Terhadap Novel Baswedan

    Tim gabungan kepolisian menyebutkan enam perkara yang ditengarai menjadi motif teror terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan.