Kunjungi Pasar Kramat Jati, Djarot Senang Melihat Buah Berlimpah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memberikan sambutan dalam rangka peresmian RPTRA Intan di Cilandak, Jakarta, 24 Mei 2017. Taman anak yang diresmikan Djarot itu memiliki luas tanah 1.200 meter persegi.  TEMPO/Rizki Putra

    Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memberikan sambutan dalam rangka peresmian RPTRA Intan di Cilandak, Jakarta, 24 Mei 2017. Taman anak yang diresmikan Djarot itu memiliki luas tanah 1.200 meter persegi. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat senang melihat pasokan buah melimpah di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, selama Ramadan. "Segar-segar, semuanya ada. Apa pun ada di sini. Berarti memang Ramadan bulan penuh berkah, harus kita syukuri," ujar Djarot setelah meninjau Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, 17 Juni 2017.

    Di pasar itu, Djarot mendatangi sejumlah pedagang buah, seperti pedagang jeruk, mangga, dan manggis. Dia mengecek kondisi buah, menanyakan asal pasokan buah, tapi tak membelinya.

    Baca:
    Ruko Pasar Induk Kramat Jati Kebakaran, Penyebab...
    PD Pasar Jaya Akan Perbaiki Pasar Kramat Jati...

    Sekretaris Daerah DKI Saefullah turut meninjau pasar bersama Djarot. Melihat buah yang beragam dan berlimpah di pasar, ia lantas bertanya kepada salah satu pedagang buah manggis dan menteng di salah satu kios dekat pintu keluar pasar. "Berapa ini manggisnya?" kata dia.

    Pedagang itu awalnya mematok harga Rp 40 ribu per kilogram. Namun, Saefullah menawarnya menjadi Rp 30 ribu per kilo. Pedagang pun setuju karena Saefullah hendak memborong satu peti manggis dengan bobot 45 kilogram. Selain manggis, ia membeli buah menteng sebanyak satu karung dengan harga Rp 250 ribu. Satu karung buah menteng diperkirakan mencapai 20 kilogram.

    Baca juga:
    Kawanan Perampokan Daan Mogot Bermarkas di Apartemen
    Satpam yang Melihat Penembakan di DPP Golkar Diperiksa Polisi

    Buah-buahan itu dimasukkan ke kantong plastik hitam. Setiap kantongnya berisi campuran manggis dan menteng sebanyak satu kilogram. Saefullah hanya membawa pulang beberapa kantong. Sisanya ia bagikan kepada awak media.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.