Sabtu, 19 Agustus 2017

Sebelum Ramadan, Djarot Minta PNS DKI Maafkan Ahok  

Jum'at, 19 Mei 2017 | 16:44 WIB
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bergegas usai menjenguk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta, 9 Mei 2017. ANTARA FOTO

Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bergegas usai menjenguk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta, 9 Mei 2017. ANTARA FOTO.

TEMPO.COJakarta - Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, meminta semua pegawai pemerintahan DKI memaafkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebelum memasuki bulan Ramadan.

"Saya beserta keluarga mengucapkan mohon maaf. Begitu juga kalau Ahok punya salah ke bapak, ibu semua," kata Djarot saat meresmikan Gedung F di kompleks Balai Kota DKI, Jumat, 19 Mei 2017.

Ahok merupakan Gubernur DKI Jakarta nonaktif. Ia kini ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk menjalani masa hukumannya atas perkara penodaan agama.

Baca: Ahok Minta Djarot Tinggal di Rumah Dinas Gubernur DKI

Djarot mengharapkan hati semua pegawai Pemprov DKI diberikan kekuatan agar tidak ada lagi rasa dendam dan amarah saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Ia juga meminta para PNS semakin produktif dan giat meski sedang berpuasa.

"Mungkin perbedaannya (puasa) hari pertama, kedua, ketiga, habis itu biasa lagi. Pertama kaget. Habis itu tubuh kita luar biasa, langsung adaptasi sama apa pun juga. Yang paling penting, banyak minum pas sahur dan buka (puasa)," ujarnya.

Baca: Ahok Dipenjara, Djarot Kebut Program Prioritas

Djarot menuturkan ujian pada bulan Ramadan akan lebih berat. Sebab, selain menahan lapar dan dahaga, harus menahan nafsu berbicara dan perilaku. Bagi PNS, Djarot menuturkan, mereka harus menahan agar tidak korupsi dan malas. "Justru puasa yang baik ketika beraktivitas. Kita berbuat yang terbaik, melayani masyarakat dengan hati," katanya.

FRISKI RIANA

 


Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?