Meski Minta Maaf, Pelaku Bullying di Gunadarma Diberi Sanksi  

Senin, 17 Juli 2017 | 15:19 WIB
Meski Minta Maaf, Pelaku Bullying di Gunadarma Diberi Sanksi  
ilustrasi bullying. Tempo/Indra Fauzi

TEMPO.CO, Jakarta - Universitas Gunadarma tetap akan memberikan sanksi terhadap tiga mahasiswanya yang melakukan bullying terhadap MF, mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Gunadarma.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma Irwan Bastian mengatakan ketiga pelaku bullying telah meminta maaf kepada orang tua korban. "Ketiga pelaku sudah mendatangi keluarga MF, untuk meminta maaf," kata Irwan, Senin, 17 Juli 2017.

Baca: Universitas Gunadarma Benarkan Ada Insiden Bullying di Kampusnya

Meski telah meminta maaf, ujar Irwan, ketiga pelaku akan tetap menerima sanksi dari universitas. Pihaknya sudah menerjunkan tim menyelidiki kasus ini. "Jangan sampai terjadi lagi, kami akan tetap memberikan sanksi, meski mahasiswa yang melakukan bullying telah meminta maaf," kata Irwan.

MF adalah mahasiswa jurusan sistem informatika Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma angkatan 2016. MF menjadi korban bullying di Kampus G Universitas Gunadarma Kelapa Dua, Depok.

Menurut Irwan, mahasiswa yang melakukan bullying kepada teman seangkatannya yang berkebutuhan khusus itu dinilai telah melakukan pelanggaran berat. Sanksi pemberhentian bisa diberikan kepada ketiga mahasiswa.

Baca: Rektorat Persilakan Polisi Periksa Kasus Bullying di Gunadarma

Menurut Irwan, kampus telah membentuk tim untuk menyelidiki kasus ini. Ia meminta semua pihak percaya terhadap proses hukum maupun sanksi yang akan diberikan kepada tiga pelaku bullying ini. "Sudah pelanggaran berat. Kalau bercanda seperti, itu sudah kelewatan," ucap Irwan. "Walau minta maaf, pelakunya akan tetap diproses," kata Irwan.

Video bullying terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus Universitas Gunadarma itu viral di instagram dan media sosial sejak Sabtu, 15 Juli 2017.  Dalam vidoe berdurasi 14 detik itu, sejumlah mahasiswa mengejek dan membully MF, sampai MF melempar tempat sampah kepada para pelaku.
IMAM HAMDI

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan