Polisi Ungkap Dampak Video Viral Rusuh Kebaktian Pulogebang

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surat permintaan maaf dari Nasoem Sulaiman alias Joker. Surat ini dibuat Nasoem setelah proses media bersama pihak jemaat KGPM Sidang Daniel, warga dan Polsek Cakung, Jakarta Timur. FOTO: Dokumentasi Warga

    Surat permintaan maaf dari Nasoem Sulaiman alias Joker. Surat ini dibuat Nasoem setelah proses media bersama pihak jemaat KGPM Sidang Daniel, warga dan Polsek Cakung, Jakarta Timur. FOTO: Dokumentasi Warga

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Cakung, Jakarta Timur, Komisaris Sukatma menyatakan dirinya menyayangkan sekali viralnya video tentang aksi Nasoem Sulaiman alias Joker yang membubarkan kebaktian Pulogebang pada Sabtu, 23 September 2017, di media sosial.

    "Karena viral insiden  baru pun terjadi, penyerangan kepada Nasoem Sulaiman," katanya pada saat mengunjungi Rumah Susun Sederhana Sewa Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa, 26 September 2017.

    Menurut Sukatma, penyerangan yang dilakukan kepada Joker pada Minggu sore, 24 September 2017, adalah dampak dari viralnya video tersebut di media sosial. "Saya sangat menyayangkan sekali," ujarnya.

    Sukatma pun menerangkan bahwa video yang viral tersebut tidak lengkap sehingga penontonnya tak mengetahui persitiwa secara detil. "Padahal, hari itu juga sudah ada kata damai, namun insiden lain terjadi."

    Jailani, Ketua RT 11/11 Blok F Rusun Pulogebang, mengatakan video rusuh kebaktian Pulogebang itu viral setelah perdamaian terjadi. Menurut dia, sebenarnya kasus tersebut tidak akan meluas seperti ini dan bisa diselesaikan dengan baik. "Kami ambil hikmah dan pembelajarannya saja. Dan ini merupakan pelajaran besar bagi kita yang hidup dalam keberagaman," kata Jailani.

    TAUFIQ SIDDIQ | JOBPIE 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.