Ada Tiga Jaksa Tangani Perkara Pembunuhan Bos Bakmi Cipondoh

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rekonstruksi atau rela ulang kasus pembunuhan bos bakmi di  gang  samping rumah mertua Jonny Setiawan di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Tampak istri tersangka Jonny, Yana yang bercelana pendek, juga korban penganiayaan tersangka. FOTO: TEMPO/Ayu Cipta

    Rekonstruksi atau rela ulang kasus pembunuhan bos bakmi di gang samping rumah mertua Jonny Setiawan di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Tampak istri tersangka Jonny, Yana yang bercelana pendek, juga korban penganiayaan tersangka. FOTO: TEMPO/Ayu Cipta

    TEMPO.CO, Tangerang - Kejaksaan Negeri Tangerang menerjunkan tiga jaksa untuk menangani kasus pembunuhan bos bakmi  Verlis  di Cipondoh. Ketiganya adalah Agus Kurniawan, Ikbal  Hajarati dan  Taufik  Hidayat.

    “Kami sedang mempelajari dulu,  kalau ada kekurangan dikembalikan kepada  penyidik disertai petunjuk," kata Kurniawan  kepada  Tempo,  Selasa  24 Oktober 2017.

    Tim  Jaksa Penuntut Umum (JPU)  yang diketuai  Jaksa  Agus Kurniawan  telah  menerima  berkas  laporan  perkara  pembunuhan  itu dari  penyidik  kepolisian.

    Bos bakmi bernama Vera Yusika Sumarna, 44 tahun  dibunuh oleh karyawannya,  Jonny Setiawan (37) pada  16 September 2017.

    Jonny Setiawan merupakan  tersangka  tunggal  pembunuhan  Vera.  Dalam  perkara  ini  polisi  sudah  memeriksa  tujuh  saksi,  termasuk  suami  korban  Andri  Hartono.

    Menurut Kepala  Satuan  Reserse Kriminal Umum Polres Metropolitan Tangerang Kota Ajun Komisaris Besar Dedy Supriyadi  berkas  perkara  pembunuhan  tersebut dijadikan satu  dengan berkas  penganiayaan  yang dilakukan  tersangka  terhadap  istrinya Mulyanah  dan  Fendi.

    Jonny  menganiayai karena mendapati  istrinya sedang bermesraan dengan Fendi.

    Jonny   menghabisi  nyawa  Vera, kekasih  gelapnya  itu karena  harga  dirinya  terinjak  oleh  ucapan Vera  yang  menolak  berhubungan  intim  kedua  kalinya.

    "Motif  (pembunuhan) sakit  hati,  karena  ditolak  saat  minta  nambah  berhubungan  intim, setelah  jeda  20 menit dari  hubungan  badan  yang  pertama, " kata  Deddy.

    Jonny juga sakit hati karena alat vitalnya disebut  kecil  dibandingkan  tiga  pacar  Vera  terdahulu.

    Saat ini Jonny  mendekam  di Mapolrestro Tangerang dengan  barang  bukti  yang  disita  polisi berupa  pisau  untuk  menusuk  Vera.  Lalu sepeda  motor milik  Vera  yang digunakan untuk  kabur  setelah  membunuh.

    Peristiwa pembunuhan  bos bakmi itu  terjadi di  rumah  kos  Jonny  di  Cipondoh.  Mayat  Vera  ditemukan pada  17 September pukul  17. 30 dan Jonny  pun  dicokok  polisi  pada  Senin, 18 September di Pesantren Leuweung Gede Tenjo Bogor.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.