Rabu, 14 November 2018

Kereta Bandara - Skytrain Tersambung, Penumpang Bisa Atur Jadwal

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Tangerang -Kereta Bandara dan Skytrain Soekarno-Hatta resmi terintegrasi hari ini, Selasa 26 Desember 2017. Dengan terhubungnya dua moda transportasi dari arah Jakarta dan dalam Bandara Soekarno-Hatta ini memungkinkan penumpang kereta dapat mencocokan atau menyesuaikan jadwal kereta api dan Skytrain.

    "Karena jadwal Skytrain mencocokkan dengan jadwal kereta api Bandara," ujar Vice President Corporate Commucation PT Angkasa Pura II Yado Yarismano kepada Tempo, Selasa 26 Desember 2017 sore soal pengoperasian Kereta Bandara mulai hari ini.

    Baca : Uji Coba Kereta Bandara, Ini Tiga Stasiun yang Disinggahi

    Mulai hari ini, kata Yado, Skytrain Soekarno-Hatta beroperasi selama 20 jam dari mulai pukul 04.25 WIB hingga pukul 23.20 WIB setiap harinya. "Kereta Api Bandara tiba di stasiun Bandara pukul 04.25 dan terakhir pukul 23.20," kata Yado.

    Penumpang kereta dari arah Jakarta bisa langsung menikmati Skytrain Soekarno-Hatta ketika akan memasuki arena Terminal Bandara. Setelah turun di Stasiun Bandara, penumpang bisa langsung berjalan ke Shelter Skytrain di Integrated Building.

    Sebuah rangkaian gerbong skytrain melintas di antara Terminal 2 dan Terminal 3 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 17 September 2017. Untuk sementara kereta ini hanya melayani penumpang dari Terminal 2 menuju Terminal 3 atau sebaliknya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Dari Shelter Skytrain Integrated Building, pengguna jasa bandara bisa langsung naik Skytrain menuju Terminal I atau juga bisa langsung menuju Terminal 2 dan Terminal 3.

    Menurut Yado, dengan terintegrasinya Kereta Bandara dan Skytrain Soekarno-Hatta ini, Skytrain beroperasi dengan dua trainset atau empat gerbong kereta dengan tujuan Terminal I, Terminal 2 dan Terminal 3 dan sebaliknya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?