BPN Targetkan Pembebasan Lahan 3 Ruas Tol di Depok Rampung 2019

Lokasi proyek jalan tol Cinere - Jagorawi (Cijago) seksi II di kawasan Kukusan, Beji, Depok, 18 Januari 2017. Pekerjaan konstruksi fisik proyek jalan Tol Cinere - Jagorawi (Cijago) Seksi II saat ini terus dikerjakan. ANTARA/Andika Wahyu

TEMPO.CO, Depok - Badan Pertanahan Nasional atau BPN Kota Depok menargetkan pembebasan lahan untuk tiga ruas tol yang melintasi wilayahnya rampung pada tahun 2019.

"Kami target selesai keseluruhan di tahun ini, pun kalau masih ada yang belum di tahun 2019 mungkin hanya sisa yang harus melalui konsinyasi melalui pengadilan," kata Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kota Depok, Medi Lalengan saat ditemui Tempo, Depok, Rabu, 10 Januari 2018.

Menurut Medi dua ruas tol itu, yakni Depok-Antasari (Desari) dan Cinere-Jagorawi (Cijago) masih terhambat pembangunannya akibat pengadaan tanah yang belum rampung. Pembebasan lahan untuk tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci) sudah rampung. "Jadi perkembangannya sekarang dari tiga ruas tol, dua akan secepatnya diselesaikan pengadaan lahannya," katanya.

Proses pembebasan lahan terhambat karena persoalan sengketa lahan dan masyarakat tak setuju dengan pengukuran yang dilakukan BPN, sehingga harus diambil tindakan melalui pengadilan maupun revisi. "Seperti di Desari dan Cijago permasalahannya klaim jalan lingkungan, tapi itu sudah selesai, keputusannya tidak ada ganti rugi, karena jalan lingkungan, jadi hanya diganti jalan," ungkapnya.

Baca: Pembangunan Jembatan RSUI Terhambat Pembebasan Lahan  

 
Terkait perkembangan pembebasan lahan pembangunan tol Desari, kata Medi, saat ini pembebasan lahan mencapai 2.783 bidang dengan total 120 hektare. Terdiri dari tiga seksi yakni Seksi I Kelurahan Pangkalan Jati Baru dan Kelurahan Gandul dengan sebanyaknya 565 bidang total luas 28,4 hektare.
 
Seksi II Kelurahan Krukut, Grogol dan Rangkapan Jaya target pembebasan 1.277 bidang total luas 50,1 hektare. Untuk Seksi III Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Cipayung, dan Cipayung Jaya dengan banyaknya bidang 941 bidang total 42,2 hektare.
 
"Kelurahan Krukut tersisa 221 bidang, Grogol tersisa 49 bidang, dan Rangkapan Jaya masih tersisa 324 bidang," ujarnya.
 
Medi menyampaikan bahwa pembebasan tanah di Kelurahan Krukut terhambat karena terdapat lahan eks Situ Krukut yang akan diukur ulang. “Ada 26 bidang yang terkena lahan eks Situ, nah itu yang akan direvisi untuk diukur ulang,” katanya.
 
Tanah tersebut sedang disengketakan di Pengadilan Negeri Kota Depok, namun Medy mengatakan, hal tersebut tidak akan berpengaruh terhadap proses pembayaran yang dilakukan oleh pihaknya. BPN saat ini sudah mengirimkan surat kepemilikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane untuk dijadikan dasar.

"Kami tidak mempedulikan siapa yang menang dalam proses peradilan, yang kami peduli apakah itu aset atau bukan, berdasarkan bukti dari BBWSCC," ujarnya. 

 
Pembebasan tanah di Kelurahan Grogol, dari total 198 bidang tanah, sudah ada 139 bidang yang siap bayar dan sisa 49 bidang yang belum terbayarkan. "Dari 49 itu, 8 bidang sengketa tahap konsinyasi di pengadilan, 26 bidang revisi,” kata Medi.
 
Di Kelurahan Rangkapan Jaya, masih dalam proses pembaharuan data dari total target 324 bidang seluas 10 hektare. “Untuk target penyelesaian Uang Ganti Rugi (UGR) di seksi II ini selesai pada bulan Juni, dan selanjutnya akan masuk ke Seksi III,” kata Medi.
 
Seksi III akan melintasi tiga Kelurahan yakni Rangkapan Jaya Baru, Cipayung dan Cipayung Jaya dengan total 941 bidang (28,4 hektare). Masing-masing kelurahan yakni Rangkepan Jaya Baru sebanyak 382 bidang dengan total 11,8 hektare, Cipayung sebanyak 299 bidang dengan total 11,7 hektare, dan Cipayung Jaya 160 bidang dengan total 18,6 hektare.
 
"Untuk UGRkami targetkan mulai berjalan bulan Juli, jadi tahun ini minimal tol Desari bisa 80 persen” lanjutnya.
 
Sedangkan untuk Tol Cijago, dari perencanaan awal kurang lebih 4.330 bidang dengan total 136,14 hektare. Lahan ini juga terbagi atas tiga seksi yakni Seksi I Kelurahan Harjamukti, Sukatani, dan Cisalak Pasar dengan banyaknya bidang 1.064 bidang total 35,020 hektare.
 
Seksi II Kelurahan Cisalak, Baktijaya, Mekarjaya, Kemirimuka, dan Kukusan dengan 1.650 bidang total 5,4 hektare. Seksi III Kelurahan Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka dengan 1.616 bidang total 4,6 hektare pun masih dalam pengerjaan. "Untuk tol Cijago, sudah masuk seksi III, tapi masih ada delapan bidang di seksi II yang belum terbayarkan," ujarnya.
 
Delapan bidang tersebut terdapat di Kelurahan Bakti Jaya sebanyak lima bidang, Kemiri Muka ada satu bidang, dan Kelurahan Kukusan terdapat dua bidang.  “Pembayarannya akan kami gabung di Seksi III,” lanjutnya.
 
Sedangkan untuk Seksi III yang melewati empat kelurahan yakni Kelurahan Tanah Baru pembebasan lahan ada 468 bidang dengan total 19,5 hektare, Krukut 405 bidang dengan total 9,5 hektare, Limo 543 bidang dengan total 14,9 hektare, dan Cinangka total target 100 bidang dengan luasan 2,9 hektare. “Saya berharap, tahun depan, seluruh tanah yang terkena pembangunan Tol dapat selesai sehingga seluruh tol yang melintasi Kota Depok dapat terlaksana pembangunannya,” tutupnya.





Proyek LRT Jakarta Fase 2A, Dishub Berharap Warga Tak Keberatan jika Kena Gusur

9 hari lalu

Proyek LRT Jakarta Fase 2A, Dishub Berharap Warga Tak Keberatan jika Kena Gusur

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo berharap warga atau pihak swasta menerima jika tanahnya kena gusur akibat pembangunan LRT Jakarta Fase 2


Dishub DKI Masih Proses Pembebasan Lahan LRT Jakarta Fase 2A

9 hari lalu

Dishub DKI Masih Proses Pembebasan Lahan LRT Jakarta Fase 2A

Rute pembangunan LRT Jakarta Fase 2A dimulai dari Pegangsaan Dua-Mal Artha Gading


Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

15 hari lalu

Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

Perkiraan kerugian negara akibat dugaan kasus korupsi di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI mencapai Rp 17,7 miliar lebih


Korban Kecelakaan Tol Dalam Kota yang Tenggelam di Kali Grogol Ditemukan Tewas

15 hari lalu

Korban Kecelakaan Tol Dalam Kota yang Tenggelam di Kali Grogol Ditemukan Tewas

Korban kecelakaan yang jatuh ke Kali Grogol ditemukan tewas.


Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Tangerang, Cek Lokasi dan Jadwalnya

28 hari lalu

Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Tangerang, Cek Lokasi dan Jadwalnya

Perbaikan jalan tol ini akan berlangsung baik dari arah Jakarta maupun Tangerang mulai 31 Agustus hingga 5 September mendatang.


13 Terdakwa Dugaan Korupsi Lahan Tol Padang-Pekanbaru, Semua Divonis Bebas

29 hari lalu

13 Terdakwa Dugaan Korupsi Lahan Tol Padang-Pekanbaru, Semua Divonis Bebas

Majelis Hakim Tipikor PN Padang memvonis bebas 13 terdakwa dugaan kasus korupsi pengadaan lahan Jalan Tol Padang-Pekanbaru.


Jasa Marga Targetkan Pembangunan Konstruksi Tol Kertosono-Kediri Dimulai 2023

33 hari lalu

Jasa Marga Targetkan Pembangunan Konstruksi Tol Kertosono-Kediri Dimulai 2023

PT Jasa Marga (Persero) Tbk saat ini tengah memasuki tahap identifikasi dan inventarisasi lahan Jalan Tol Kertosono-Kediri.


Minta Menteri ATR Gebuk Mafia Tanah, Jokowi: Dipercepat Sertifikat Tanah Masyarakat

34 hari lalu

Minta Menteri ATR Gebuk Mafia Tanah, Jokowi: Dipercepat Sertifikat Tanah Masyarakat

Jokowi memerintahkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius dalam memberantas mafia tanah.


Jokowi Perintahkan Hadi Tjahjanto Gebuk Mafia Tanah

34 hari lalu

Jokowi Perintahkan Hadi Tjahjanto Gebuk Mafia Tanah

Jokowi meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang Hadi Tjahjanto untuk menggebuk mafia tanah yang menyulitkan masyarakat untuk mengurus sertifikat.


Tim Transisi Otorita Kaji Draft Rencana Detail Tata Ruang IKN

34 hari lalu

Tim Transisi Otorita Kaji Draft Rencana Detail Tata Ruang IKN

Tim Transisi Otorita Ibu Kota Negara (IKN) mengaku telah menerima draft dokumen Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN dari BPN.